Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Rumah Warga di Desa Serut Panti Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem, BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Siapkan Bantuan
- 06 Januari 2026
- Dibaca 505 Kali
Bagikan Via:
Rumah Warga di Desa Serut Panti Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem, BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Siapkan Bantuan
Sebuah rumah warga di Dusun Badean Kulon, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, dilaporkan mengalami roboh akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025, sekitar pukul 14.30 WIB, namun laporan resmi diterima oleh BPBD Kabupaten Jember pada Senin, 5 Januari 2026 pukul 16.20 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Jitu Pasna BPBD Kabupaten Jember segera melakukan penanganan dan peninjauan lapangan pada hari yang sama sekitar pukul 17.30 WIB. Kejadian ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kondisi tempat tinggal warga dan keselamatan penghuni rumah.
Berdasarkan data di lapangan, rumah yang roboh merupakan milik Suyana (60 tahun) dengan jumlah penghuni sebanyak dua jiwa. Rumah berukuran 7,2 x 3 meter tersebut mengalami kerusakan berat hingga dinyatakan ambruk dan tidak layak huni. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa, sehingga seluruh penghuni dapat menyelamatkan diri. Meski demikian, kerugian material yang dialami korban cukup besar karena seluruh bangunan mengalami kerusakan. Saat ini, penghuni rumah terpaksa mengungsi sementara waktu ke tempat yang lebih aman sambil menunggu tindak lanjut perbaikan.Hasil asesmen awal menunjukkan bahwa penyebab utama robohnya rumah tersebut adalah kondisi konstruksi bangunan yang sudah tidak layak huni, sehingga tidak mampu menahan terpaan hujan lebat dan angin kencang. Faktor usia bangunan dan material yang sudah melemah memperbesar risiko kerusakan saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut. Kondisi ini diperparah dengan intensitas hujan tinggi yang terjadi pada akhir Desember 2025 di wilayah Kecamatan Panti. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya cuaca ekstrem, terutama bagi bangunan yang tidak memenuhi standar keselamatan.Sebagai bentuk respon cepat, Tim Jitu Pasna BPBD Kabupaten Jember melakukan peninjauan lokasi, berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Serut, serta melaksanakan asesmen dampak dan kerugian. Selain itu, BPBD juga melakukan dokumentasi sebagai bagian dari laporan resmi dan dasar penyaluran bantuan. Unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain BPBD Kabupaten Jember, Pemerintah Desa Serut, Sahabat Tagana, serta warga setempat. Hingga saat ini, rumah yang roboh belum dilakukan pembersihan material dan belum ada perbaikan fisik.Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Jember merencanakan pendistribusian bantuan material bangunan berupa 500 buah genteng, 30 batang kayu reng, 10 batang kayu usuk, dan 1.200 buah batu bata untuk membantu proses perbaikan rumah. Selain itu, BPBD merekomendasikan adanya kerja bakti bersama antara pihak desa dan warga, serta penyaluran bantuan logistik bagi korban terdampak. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem guna mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang.