Sarasehan Hardiknas Jadi Pemicu, Kecamatan Sumbersari Siapkan Gerakan Pendidikan Kolektif
- 02 Mei 2026
- Dibaca 176 Kali
Bagikan Via:
Sarasehan Hardiknas Jadi Pemicu, Kecamatan Sumbersari Siapkan Gerakan Pendidikan Kolektif
JEMBER, 02 MEI 2026 - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas elemen dalam mendorong pendidikan berkualitas. Melalui sarasehan yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu 02 Mei 2026, Pemerintah Kecamatan Sumbersari menegaskan kesiapan menindaklanjuti hasil diskusi ke tingkat lokal.
Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, menyatakan pihaknya akan mengadopsi pola dialogis yang diinisiasi Bupati Jember Muhammad Fawait dengan menggelar sarasehan serupa di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan partisipasi masyarakat berjalan nyata.
“Kami dari tingkat kecamatan sangat mendukung program-program pendidikan yang diusung Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Gus Bupati. Sarasehan seperti ini membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Di Sumbersari, kami siap mendorong partisipasi semesta mulai dari tingkat kelurahan,” ujar Deni.
Ia menambahkan, fokus tindak lanjut di Sumbersari akan diarahkan pada penguatan literasi keluarga serta pemberdayaan orang tua siswa agar kualitas pendidikan dapat dirasakan merata.
“Sebagai camat, ini menjadi perhatian serius dan akan kami tindak lanjuti dengan mengadakan sarasehan serupa di tingkat kecamatan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait dalam sarasehan tersebut menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menyelesaikan persoalan pendidikan. Menurutnya, tema Hardiknas tahun ini, “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, harus diwujudkan melalui kerja bersama lintas sektor.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami memilih sarasehan sebagai ruang untuk menyatukan persepsi dan mencari solusi bersama,” kata Gus Fawait, sapaan dia.
Pemkab Jember, lanjutnya, juga telah mengalokasikan anggaran pendidikan terbesar sepanjang sejarah daerah. Fokus kebijakan diarahkan pada pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur sekolah, serta pengembangan program inovatif berbasis teknologi dan pemberdayaan komunitas.
Dalam forum tersebut, peserta membahas sejumlah isu strategis, mulai dari peningkatan literasi dan numerasi, adaptasi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, hingga penguatan sinergi antara sekolah dan sektor industri lokal.
Gus Fawait menegaskan, pendidikan berkualitas menjadi kunci utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada guru dan sekolah berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Momentum ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi berkelanjutan, termasuk di Kecamatan Sumbersari, dalam mewujudkan pendidikan unggul dan merata di Jember. (dan)