logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Satgas MBG Petakan Potensi Kendala Tiga SPPG di Patrang, Fokus pada Kesiapan Distribusi dan Sanitasi

  • 30 Mei 2026
  • Dibaca 226 Kali
Bagikan Via:
satgas-mbg-petakan-potensi-kendala-tiga-sppg-di-patrang-fokus-pada-kesiapan-distribusi-dan-sanitasi-20260601

Satgas MBG Petakan Potensi Kendala Tiga SPPG di Patrang, Fokus pada Kesiapan Distribusi dan Sanitasi

JEMBER, 30 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember terus mematangkan kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Salah satu langkah yang dilakukan ialah melalui kegiatan Supervisi Pemetaan Potensi Masalah Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang menyasar 209 SPPG di seluruh kecamatan. Termasuk di Kecamatan Patrang.

Kegiatan tersebut difokuskan pada tiga unit SPPG yang berada dalam satu kawasan, yakni SPPG Jember Patrang 1, SPPG Jember Patrang 2, dan SPPG Jember Patrang 3 yang berlokasi di Jalan Branjangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Supervisi lapangan dipimpin langsung oleh Camat Patrang, Ajib, S.IP, selaku Ketua Satuan Tugas Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) tingkat kecamatan. Kegiatan ini melibatkan Satuan Tugas MBG Kabupaten Jember yang terdiri atas sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk memastikan seluruh aspek kesiapan operasional berjalan sesuai standar.

Tim Satgas Kabupaten yang hadir di lokasi antara lain berasal dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopumdag), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang bertugas melakukan dokumentasi dan publikasi.

Pengawasan juga melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Patrang yang terdiri atas Koramil, Polsek, Puskesmas, serta Koordinator SPPG Kecamatan Patrang.

Dalam pemetaan tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek krusial, mulai dari rantai pasok bahan pangan, standar higienitas dan sanitasi dapur, ketersediaan air bersih, sistem pengelolaan limbah, ketenagakerjaan, perizinan operasional, hingga tata kelola logistik distribusi makanan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat tiga unit SPPG berada dalam satu kawasan yang sama sehingga diperlukan mitigasi dini untuk mencegah potensi hambatan distribusi maupun gangguan operasional saat program berjalan penuh.

Lurah Bintoro, Pairi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan supervisi tersebut. Menurutnya, keberadaan tiga unit SPPG di wilayahnya menjadi peluang besar untuk mendukung peningkatan kualitas gizi anak sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

"Kami menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan supervisi ini. Keberadaan tiga unit SPPG di Jalan Branjangan merupakan amanah besar bagi wilayah kami. Melalui pemetaan yang dilakukan secara detail oleh instansi teknis, berbagai aspek penting dapat dipastikan berjalan sesuai standar sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat," ujarnya.

Ia optimistis keberadaan SPPG di Kelurahan Bintoro dapat menjadi salah satu penopang keberhasilan program penanganan stunting sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Seluruh hasil supervisi, formulir mitigasi, serta berita acara yang disusun berdasarkan kondisi faktual di lapangan telah dihimpun oleh Camat Patrang untuk selanjutnya dilaporkan kepada Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Kabupaten Jember.

Laporan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan strategis oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.

Secara teknis, tiga unit SPPG yang terpusat di kawasan Jalan Branjangan diproyeksikan mampu menyuplai ribuan paket makanan bergizi bagi pelajar setiap hari. Melalui pemetaan dan pengawasan berkala, pemerintah berharap berbagai potensi kendala operasional dapat diantisipasi sejak awal sehingga pelaksanaan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Kegiatan supervisi ditutup dengan evaluasi bersama serta sesi dokumentasi yang diikuti jajaran Satgas Kabupaten, Forkopimcam Patrang, dan pengelola SPPG dalam suasana kondusif dan penuh semangat kolaborasi. (fzr)

Galeri Foto