Satpol PP Jember Monitoring Ketersediaan BBM di Enam SPBU, Stok Masih Berjalan Normal
- 07 September 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Satpol PP Jember Monitoring Ketersediaan BBM di Enam SPBU, Stok Masih Berjalan Normal
JEMBER, Senin 7 September 2026 – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember melalui Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) melakukan monitoring ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di enam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah kota Jember, Senin 7 September 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pemantauan kondisi stok dan distribusi BBM di lapangan, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Monitoring dilaksanakan oleh Kepala Seksi Pengawasan bersama dua orang staf PPHD Satpol PP Kabupaten Jember.
Enam SPBU yang menjadi lokasi monitoring meliputi SPBU Cendrawasih, SPBU Gebang, SPBU Ahmad Yani, SPBU Kaliwates, SPBU Tegal Besar, dan SPBU Sabtuan. Dari hasil pemantauan, secara umum ketersediaan BBM masih tersedia dan distribusi tetap berjalan.
Di SPBU Cendrawasih, stok Pertalite tercatat 11.619 liter dengan pengiriman tambahan sebanyak 16 kiloliter yang diperkirakan tiba sekitar pukul 00.00 WIB. Sementara di SPBU Gebang, stok Pertalite mencapai 17.618 liter dan terdapat pengiriman Pertalite 16 kiloliter serta Biosolar 8 kiloliter. Saat monitoring berlangsung, proses pengisian BBM tengah dilakukan.
Sementara itu, SPBU Ahmad Yani mendapatkan pengiriman Pertalite sebanyak 24 kiloliter dan Pertamax 8 kiloliter. Pengiriman berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB. Adapun di SPBU Kaliwates, terdapat rencana pengiriman Pertalite 24 kiloliter, Pertamax 16 kiloliter, dan Solar 8 kiloliter.
Monitoring juga dilakukan di SPBU Tegal Besar yang saat ini memiliki stok Pertamax 12.336 liter, sedangkan BBM bersubsidi masih belum mendapatkan izin penjualan. Di SPBU Sabtuan, stok Solar mencapai 7.493 liter dan Pertamina Dex 8.181 liter, dengan pengiriman Pertalite sebanyak 8.000 liter.
Kepala Seksi Pengawasan Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Jember, Saiful Hadi, S.Sos., mengatakan monitoring dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi stok dan distribusi BBM di sejumlah SPBU.
“Secara umum stok dan distribusi BBM masih berjalan. Tidak ada informasi mengenai pengurangan kuota secara umum dari Pertamina. Namun, memang sempat terjadi keterlambatan pengiriman di beberapa SPBU,” ujar Saiful Hadi.
Ia menambahkan, peningkatan antrean di sejumlah SPBU diduga turut dipengaruhi pembelian masyarakat secara bersamaan atau panic buying akibat munculnya isu kelangkaan BBM. Kondisi tersebut membuat konsumsi Pertalite di beberapa SPBU meningkat lebih cepat dibandingkan kondisi normal.
Satpol PP Kabupaten Jember akan terus melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan ketersediaan dan distribusi BBM tetap berjalan serta memberikan informasi berdasarkan kondisi faktual kepada masyarakat. (luq)