Sekcam Kaliwates Dorong Sosialisasi Mitigasi Sampah Berlanjut hingga Aksi Nyata Pengolahan Kompos
- 16 Juni 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
Sekcam Kaliwates Dorong Sosialisasi Mitigasi Sampah Berlanjut hingga Aksi Nyata Pengolahan Kompos
JEMBER, 16 JUNI 2026 – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis lingkungan terus digencarkan di Kecamatan Kaliwates. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Mitigasi Sampah Menjadi Pupuk Kompos yang diinisiasi oleh Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, dan digelar di Jalan Teratai Gang 7 RT 1 RW 6, Kelurahan Kaliwates, pada Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kaliwates, Sujirman, S.IP., puluhan warga setempat, serta Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda sekaligus Ketua Tim TRC DPRKPLH, Mentik Diyah Andayani, S.H., yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga dan pemanfaatannya menjadi pupuk kompos.
Dalam sambutannya, Sujirman menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kelurahan Kaliwates yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam upaya mengurangi timbulan sampah dari sumbernya. Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Sosialisasi seperti ini harus terus berlanjut hingga masuk pada tahap realisasi. Pengetahuan yang telah diperoleh masyarakat perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti memilah sampah organik dan mengolahnya menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi lingkungan maupun kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat sangat bergantung pada konsistensi dan semangat gotong royong warga. Dengan langkah sederhana di tingkat rumah tangga, volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan sekaligus memberikan nilai tambah melalui hasil olahan kompos.
Sementara itu, Mentik Diyah Andayani dalam sesi pemaparan materi menjelaskan berbagai teknik dasar pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos serta pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir bahwa sampah organik bukan sekadar limbah, melainkan sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali apabila dikelola dengan benar.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai metode pembuatan kompos, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga potensi pemanfaatan hasil kompos untuk tanaman di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Kaliwates bersama Pemerintah Kelurahan Kaliwates berharap terbentuk budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya gerakan nyata warga dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan melalui pengolahan sampah menjadi pupuk kompos. (AH)