logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Sekcam Sumbersari Apresiasi Kinerja RT/RW Kebonsari, Dorong Pelayanan Warga Makin Optimal

  • 21 Oktober 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
sekcam-sumbersari-apresiasi-kinerja-rtrw-kebonsari-dorong-pelayanan-warga-makin-optimal-20261021

Sekcam Sumbersari Apresiasi Kinerja RT/RW Kebonsari, Dorong Pelayanan Warga Makin Optimal

JEMBER, 21 OKTOBER 2026 – Sekretaris Kecamatan Sumbersari, Oko Rudi Widodo, mengapresiasi kinerja ketua RT dan RW di Kelurahan Kebonsari yang dinilai memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah melayani masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan RT/RW di Pendapa Kelurahan Kebonsari, Selasa malam 20 Oktober 2026, yang juga membahas optimalisasi program Home Care dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Kebonsari Edy Hariyanto beserta jajaran staf, seluruh ketua RT/RW se-Kelurahan Kebonsari, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember Zughrynada Wahyudi Hidayat, Direktur Bank Sampah Ahmad Sugiarto, serta Koordinator PKH Kecamatan Sumbersari Ludfia Hermin Mudiana.

Dalam sambutannya, Oko menegaskan bahwa RT/RW merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat karena berinteraksi langsung dengan warga sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Sumbersari, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh ketua RT dan RW yang telah berbuat banyak untuk masyarakat dan warganya,” ujarnya.

Oko secara khusus menyoroti kinerja RT/RW di Kebonsari. Ia mengaku selama ini tidak mendengar adanya persoalan menonjol di wilayah tersebut. Menurutnya, kondisi itu menjadi catatan positif yang patut dipertahankan melalui komunikasi, kepedulian, dan koordinasi yang baik di lingkungan masyarakat.

Ia juga mengingatkan para pengurus RT/RW agar semakin aktif mengenali kondisi warganya, terutama masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial dan kesehatan.

Salah satu program yang menjadi perhatian ialah Home Care, program prioritas Bupati Jember yang menerapkan pelayanan jemput bola melalui tim terpadu dari kecamatan, puskesmas, kelurahan, dan RT/RW setempat.

“RT dan RW harus benar-benar mengetahui kondisi warganya, terutama mereka yang membutuhkan pelayanan Home Care. Dengan mengenali kebutuhan masyarakat sejak awal, informasi dapat segera diteruskan kepada petugas sehingga pelayanan bisa lebih tepat sasaran,” tegas Oko.

Sementara itu, Lurah Kebonsari Edy Hariyanto menyampaikan bahwa pembinaan tersebut menjadi kesempatan bagi para ketua RT/RW untuk menambah wawasan dan memperkuat kapasitas dalam menjalankan tugas kemasyarakatan.

Menurut Edy, antusiasme peserta dalam mengikuti materi yang diberikan menunjukkan pentingnya kegiatan pembinaan sebagai sarana berbagi pengetahuan yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap materi yang disampaikan tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi dapat dipahami dan diteruskan kepada warga. Terutama terkait antisipasi bencana, masyarakat perlu memiliki pengetahuan awal agar lebih siap menghadapi potensi ancaman di lingkungannya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember Zughrinada Wahyudi Hidayat menekankan bahwa kesiapsiagaan, respons cepat, dan koordinasi lintas sektor merupakan unsur penting dalam mengurangi risiko serta dampak bencana.

Ia menjelaskan, penanganan bencana meliputi tiga tahapan, yakni manajemen risiko pada fase prabencana, penanganan kedaruratan saat bencana terjadi, serta pemulihan setelah bencana. Ketiganya perlu dipahami agar masyarakat tidak hanya mampu merespons ketika bencana terjadi, tetapi juga melakukan langkah pencegahan sejak dini.

BPBD juga mendorong masyarakat menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, pakaian, makanan dan minuman tahan lama, perlengkapan mandi, alat penerangan, kotak P3K, masker, serta kebutuhan khusus seperti popok bayi.

Wahyudi menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan semangat gotong royong. Dalam hal ini, RT/RW memiliki posisi penting untuk membantu menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran warga terhadap potensi bencana.

Melalui pembinaan tersebut, Pemerintah Kelurahan Kebonsari berharap sinergi antara kecamatan, kelurahan, RT/RW, dan instansi terkait semakin kuat. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, program pemerintah menjangkau warga yang membutuhkan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana semakin meningkat. (aji)

Galeri Foto