Seleksi BPD Ampel 2026–2034 Berlangsung Ketat, 11 Kandidat Berebut 9 Kursi Lewat Voting Terbuka
- 23 Juni 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Seleksi BPD Ampel 2026–2034 Berlangsung Ketat, 11 Kandidat Berebut 9 Kursi Lewat Voting Terbuka
JEMBER, 23 JUNI 2026 – Proses pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, untuk periode 2026–2034 berlangsung dinamis di Balai Desa Ampel. Tahapan musyawarah desa tersebut menjadi perhatian warga lantaran jumlah calon melebihi kuota kursi yang tersedia.
Sebanyak 11 kandidat harus bersaing untuk memperebutkan 9 kursi anggota BPD. Persaingan ini berasal dari dua wilayah dusun, yakni Dusun Pomo dan Dusun Kepel, dengan tetap memperhatikan ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen.
Musyawarah desa dihadiri oleh Kepala Desa Ampel H. Sholeh, Sekretaris Desa, Camat Wuluhan Hnaifah, S.Pt., M.Si., Kasi PKKU beserta staf Kecamatan Wuluhan, pendamping desa, panitia pemilihan anggota BPD, para ketua RT dan RW, serta seluruh calon anggota BPD pada Kamis, 11 Juni 2026.
Kepala Desa Ampel H. Sholeh menegaskan bahwa proses pemilihan ini diharapkan mampu menghasilkan figur-figur yang benar-benar memiliki komitmen kuat dalam membangun desa.
“Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu membawa Desa Ampel lebih maju dan bekerja sesuai aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Wuluhan Hnaifah menekankan bahwa seluruh peserta, baik yang terpilih maupun tidak, tetap memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan desa.
“Semua kandidat adalah orang-orang terbaik. Yang terpilih maupun tidak, tetap diharapkan ikut mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan Desa Ampel,” katanya.
Berbeda dari periode sebelumnya, pemilihan anggota BPD kali ini dilakukan dengan sistem pemungutan suara langsung (voting) terbuka. Setiap proses penghitungan suara dilakukan secara transparan dan dapat disaksikan langsung oleh peserta musyawarah.
Panitia memastikan tidak ada intervensi dari pihak mana pun selama proses berlangsung. Transparansi menjadi perhatian utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap hasil pemilihan.
Suasana musyawarah berjalan tertib, meski persaingan antarcalon cukup ketat. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir proses penghitungan suara yang dilakukan secara terbuka.
Dengan selesainya tahapan pemilihan ini, Pemerintah Desa Ampel berharap BPD terpilih dapat segera bersinergi dengan pemerintah desa dalam memperkuat fungsi pengawasan, penyerapan aspirasi, serta mendukung percepatan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan di Desa Ampel. (riz)