Semarak HAN 2026, Jember Torehkan Dua Rekor MURI, Ketua TP PKK Patrang Turut Berikan Dukungan
- 10 Agustus 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
Semarak HAN 2026, Jember Torehkan Dua Rekor MURI, Ketua TP PKK Patrang Turut Berikan Dukungan
JEMBER – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Jember berlangsung meriah dengan menghadirkan semangat kreativitas, kebersamaan, dan inklusivitas. Momentum tersebut semakin istimewa setelah Jember berhasil menorehkan dua Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Jember, Senin (10/8/2026).
Ketua TP PKK Kecamatan Patrang, Erna Ajib Puspitarini, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap komitmen bersama dalam memberikan ruang yang positif bagi anak untuk berekspresi, berkreasi, sekaligus mengembangkan potensi mereka.
Dua rekor yang berhasil dicatatkan Jember yakni melukis dengan media celemek oleh peserta terbanyak dan kegiatan yang melibatkan peserta penyandang disabilitas terbanyak.
Berdasarkan hasil verifikasi MURI, kegiatan melukis dengan media celemek melibatkan 2.632 peserta, jauh melampaui rekor sebelumnya yang tercatat sebanyak 500 peserta. Sementara pada kategori kegiatan yang melibatkan peserta disabilitas, tercatat 248 peserta, melampaui rekor sebelumnya sebanyak 200 peserta.
Capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi bagi Kabupaten Jember, tetapi juga menunjukkan bahwa peringatan HAN dapat menjadi ruang untuk membangun partisipasi anak sekaligus memperkuat nilai inklusivitas.
Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pencapaian rekor MURI hendaknya tidak berhenti sebagai sebuah prestasi, tetapi menjadi pemantik semangat untuk menghadirkan lebih banyak ruang positif bagi anak.
“Mudah-mudahan tidak hanya mencetak rekor MURI pada hari ini, tetapi bisa menciptakan semangat-semangat yang lebih luar biasa lagi ke depannya. Kalian hebat,” ujar Ghyta Eka Puspita.
Sementara itu, Erna Ajib Puspitarini menilai kegiatan HAN tersebut memberikan pesan penting bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkreasi dan menunjukkan kemampuannya. Ia berharap semangat yang terbangun dalam kegiatan tersebut dapat terus dilanjutkan melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
“Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus memberikan ruang kepada anak-anak agar dapat tumbuh, berkarya, berkreasi, dan menunjukkan potensi terbaiknya,” ungkap Erna.
Menurut Erna, keberhasilan Jember memecahkan dua rekor MURI juga tidak terlepas dari kolaborasi dan gotong royong berbagai pihak. Terlebih, keterlibatan peserta penyandang disabilitas menjadi bagian penting yang memperlihatkan bahwa setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Dengan torehan dua Rekor MURI tersebut, peringatan HAN 2026 di Jember diharapkan tidak sekadar menjadi catatan prestasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak, kreatif, inklusif, dan mendorong lahirnya generasi Jember yang berprestasi.(Naf)