Sensus Ekonomi 2026 Masuk Tahap Evaluasi, 9 PML dan 68 PPL Rambipuji Diperkuat untuk Pastikan Data Ekonomi Akurat
- 20 Agustus 2026
- Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
Sensus Ekonomi 2026 Masuk Tahap Evaluasi, 9 PML dan 68 PPL Rambipuji Diperkuat untuk Pastikan Data Ekonomi Akurat
JEMBER, 20 Agustus 2026 — Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Rambipuji terus dikebut. Untuk memastikan proses pendataan berjalan sesuai prosedur dan menghasilkan data yang akurat, petugas sensus mengikuti rapat evaluasi yang digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Pendopo Kecamatan Rambipuji.
Rapat evaluasi tersebut menjadi momentum penting untuk mengukur perkembangan pendataan di lapangan sekaligus membahas berbagai kendala yang dihadapi petugas saat berhadapan langsung dengan masyarakat maupun pelaku usaha.
Kegiatan dihadiri Sakura Ayu Oktaviasari selaku PIC Kecamatan Rambipuji. Selain itu, Camat Rambipuji Roni Herman Baza turut hadir memberikan arahan kepada seluruh petugas yang terlibat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 9 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) dan 68 Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dari delapan desa se-Kecamatan Rambipuji mengikuti rapat evaluasi tersebut.
Kehadiran puluhan petugas ini menunjukkan bahwa proses pendataan ekonomi membutuhkan kerja lapangan yang terstruktur, teliti dan penuh tanggung jawab. Sebab, data yang dikumpulkan bukan sekadar angka, melainkan menjadi gambaran mengenai kondisi aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Rambipuji.
Dalam pelaksanaan di lapangan, PPL menjadi ujung tombak pendataan. Mereka turun langsung menemui warga, pelaku usaha maupun responden untuk melakukan pengumpulan data sesuai ketentuan dan metodologi yang telah ditetapkan.
Sementara itu, PML memiliki posisi penting sebagai pemeriksa dan pengendali kualitas hasil pendataan. PML bertugas meneliti kelengkapan serta kebenaran isi kuesioner atau formulir yang telah dikumpulkan oleh PPL.
Dengan demikian, hasil pendataan tidak berhenti setelah PPL menyelesaikan tugasnya. Data tersebut masih melalui proses pemeriksaan sehingga kesalahan maupun kekurangan dapat segera diketahui dan diperbaiki.
PML juga mempunyai tanggung jawab melakukan pengawasan terhadap aktivitas PPL di lapangan. Pengawasan diperlukan untuk memastikan setiap petugas bekerja sesuai prosedur, konsep dan metodologi standar yang telah ditentukan dalam pelaksanaan sensus.
Apabila PPL menemukan kendala ketika melakukan pendataan, PML menjadi salah satu tempat untuk berkonsultasi. PML memberikan arahan sekaligus membantu mencari solusi terhadap persoalan yang muncul ketika petugas berhadapan dengan responden.
Pola kerja tersebut menggambarkan adanya pembagian tugas yang jelas. PPL berada di garis depan sebagai petugas pendataan, sedangkan PML berada di belakangnya sebagai pemeriksa sekaligus pengawas kualitas data.
Di tingkat koordinasi, PIC juga memiliki peranan strategis. PIC bertugas memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengumpulan data berjalan sesuai jadwal. PIC juga menjadi pusat komunikasi dan koordinasi antara petugas di lapangan dengan pihak terkait.
Ketika terdapat persoalan dalam pelaksanaan pekerjaan, PIC turut berperan dalam membantu menyelesaikan permasalahan agar tidak menghambat proses pendataan. Perkembangan pelaksanaan tugas kemudian dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
Dalam arahannya, Camat Rambipuji Roni Herman Baza menekankan pentingnya kedisiplinan, ketelitian dan koordinasi seluruh petugas. Menurutnya, keberhasilan pendataan sangat ditentukan oleh keseriusan petugas ketika menjalankan tugas di lapangan.
Rapat evaluasi ini sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi. Setiap petugas diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas, prosedur serta cara menghadapi berbagai kondisi yang mungkin ditemukan selama proses pendataan.
Terlebih, kondisi masyarakat dan aktivitas ekonomi di setiap wilayah tidak selalu sama. Karena itu, petugas dituntut mampu bekerja secara profesional, tetap berpedoman pada ketentuan dan tidak mengabaikan ketelitian dalam mencatat informasi.
Data yang akurat sangat penting karena dapat menjadi salah satu dasar untuk membaca kondisi perekonomian masyarakat. Dari data tersebut, berbagai pihak dapat memperoleh gambaran mengenai aktivitas usaha, karakteristik ekonomi dan potensi yang berkembang di suatu wilayah.
Karena itu, setiap lembar data yang dikumpulkan PPL memiliki nilai penting. Kesalahan kecil dalam proses pendataan dapat memengaruhi kualitas data secara keseluruhan apabila tidak segera diperiksa dan dikoreksi.
Di sinilah peran PML menjadi sangat menentukan. Pemeriksaan berlapis menjadi bagian penting untuk menjaga agar data yang masuk benar-benar memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Dengan melibatkan 68 PPL dan 9 PML dari delapan desa, Kecamatan Rambipuji memiliki kekuatan personel yang cukup besar untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Namun jumlah petugas tersebut tetap harus diimbangi dengan koordinasi yang solid dan komunikasi yang cepat.
Rapat evaluasi di Pendopo Kecamatan Rambipuji akhirnya bukan sekadar agenda pertemuan rutin. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas proses pendataan dari tingkat lapangan hingga koordinasi kecamatan.
Pesan utamanya jelas: pendataan harus tepat, pemeriksaan harus teliti dan koordinasi harus kuat.
Sebab, di balik data yang terlihat sederhana, terdapat informasi penting tentang denyut ekonomi masyarakat. Dari rumah ke rumah, dari tempat usaha ke tempat usaha, para petugas membawa tanggung jawab besar untuk memastikan setiap informasi tercatat dengan benar.
Sensus Ekonomi 2026 pun tidak hanya menjadi pekerjaan petugas sensus, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterbukaan masyarakat sebagai responden.
Dengan kerja bersama antara PPL, PML, PIC, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat, proses pendataan diharapkan berjalan lancar hingga selesai.
Rapat evaluasi ini menjadi pengingat bahwa kualitas data dimulai dari ketelitian di lapangan. Data yang benar hari ini adalah pijakan penting untuk membaca dan merencanakan arah pembangunan ekonomi ke depan.
Kecamatan Rambipuji pun terus mendorong seluruh petugas agar menjalankan amanah pendataan dengan penuh tanggung jawab, profesional dan berintegritas demi menghasilkan data Sensus Ekonomi 2026 yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.(sai)