logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tenaga Kerja

Sosialisasi Migrasi Aman di Wuluhan, Warga Diajak Hindari Jalur Ilegal ke Luar Negeri

  • 04 Juni 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
sosialisasi-migrasi-aman-di-wuluhan-warga-diajak-hindari-jalur-ilegal-ke-luar-negeri-20260604

Sosialisasi Migrasi Aman di Wuluhan, Warga Diajak Hindari Jalur Ilegal ke Luar Negeri

JEMBER, 04 JUNI 2026 – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Migrasi Aman Bekerja ke Luar Negeri yang kali ini digelar di Balai Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, pada Rabu, 04 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara bekerja ke luar negeri secara aman, legal, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sosialisasi diikuti oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta masyarakat umum yang berasal dari Desa Kesilir dan wilayah sekitarnya. Kegiatan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi yang memiliki peran penting dalam pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), yakni Imigrasi Jember, BP3MI Jawa Timur, dan Migrant Care Jember.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai informasi terkait prosedur bekerja ke luar negeri secara resmi, proses pembuatan dokumen perjalanan, mekanisme penempatan PMI, hak dan kewajiban pekerja migran, hingga bentuk perlindungan yang diberikan pemerintah kepada PMI dan keluarganya.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat terjadi apabila bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural, seperti penipuan, eksploitasi tenaga kerja, kehilangan hak-hak pekerja, hingga persoalan hukum di negara penempatan.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Subagiyo, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa edukasi migrasi aman menjadi salah satu langkah preventif untuk melindungi masyarakat sebelum memutuskan bekerja di luar negeri.

"Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah pengirim pekerja migran yang cukup besar. Karena itu, kami terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar setiap calon PMI berangkat melalui prosedur resmi sehingga memperoleh perlindungan sejak sebelum berangkat, selama bekerja, hingga kembali ke tanah air," ujarnya.

Menurutnya, peran perangkat desa, tokoh masyarakat, dan keluarga sangat penting dalam mendukung terciptanya migrasi aman di tingkat desa.

"Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat ikut mengawasi dan memberikan informasi yang benar kepada warga yang ingin bekerja ke luar negeri. Jangan mudah tergiur tawaran kerja dengan proses cepat tanpa dokumen yang jelas. Keselamatan dan perlindungan harus menjadi prioritas utama," lanjutnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan para narasumber. Banyak peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi mengenai peluang kerja di luar negeri, prosedur pembuatan paspor, persyaratan penempatan, hingga perlindungan hukum bagi PMI.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya migrasi aman semakin meningkat. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan angka keberangkatan PMI nonprosedural dapat ditekan dan masyarakat dapat mengakses peluang kerja luar negeri secara aman, legal, dan bermartabat.

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke tingkat desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan PMI yang profesional, terlindungi, dan sejahtera. (awh)

Galeri Foto