logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Wuluhan

Temuan Warga Belum Miliki Adminduk, Wuluhan Perkuat Pelayanan Terpadu

  • 28 Agustus 2026
  • Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
temuan-warga-belum-miliki-adminduk-wuluhan-perkuat-pelayanan-terpadu-20260830

Temuan Warga Belum Miliki Adminduk, Wuluhan Perkuat Pelayanan Terpadu

JEMBER, 28 AGUSTUS 2026 – Persoalan administrasi kependudukan (adminduk) masih ditemukan dalam pelayanan langsung kepada masyarakat di Kecamatan Wuluhan. Sejumlah warga diketahui belum memiliki dokumen kependudukan atau mengalami persoalan pada dokumen yang dimiliki. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam sosialisasi pelayanan adminduk terpadu yang digelar di Aula Kecamatan Wuluhan pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut digelar untuk mendukung pelaksanaan program Peta Cinta, Universal Health Coverage (UHC), dan Home Care. Sosialisasi melibatkan sejumlah unsur yang bersinggungan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Wuluhan Hanifah, Ifa bersama tim dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember, Kepala Puskesmas Lojejer, operator Lahbako, Kantor Urusan Agama (KUA), serta perwakilan Perpenca, LSN, dan Srikandi.

Dalam sambutannya, Hanifah mengatakan, kelengkapan dokumen kependudukan menjadi hal penting dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Sebab, dalam pelaksanaan pelayanan di lapangan, pemerintah masih menemukan warga yang belum memiliki administrasi kependudukan atau menghadapi persoalan pada dokumen yang dimiliki.

“Home Care merupakan salah satu program unggulan. Ketika kami turun ke lapangan, sering kali ditemukan warga yang belum memiliki administrasi kependudukan atau administrasi kependudukannya masih bermasalah,” kata Hanifah.

Menurut dia, persoalan tersebut perlu segera diketahui agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme pelayanan yang tersedia. Terlebih, pelaksanaan Home Care dilakukan dengan mendatangi warga secara langsung sehingga petugas dapat mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Hanifah menilai, koordinasi lintas sektor diperlukan agar petugas yang berada di lapangan memiliki pemahaman mengenai langkah yang harus dilakukan ketika menemukan persoalan adminduk. Dengan begitu, warga dapat diarahkan untuk mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing instansi.

Sementara itu, Ifa dari Disdukcapil Kabupaten Jember menyampaikan materi mengenai tata cara pengurusan dokumen administrasi kependudukan. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai prosedur pelayanan dan dokumen yang perlu disiapkan dalam proses pengurusan adminduk.

Materi tersebut menjadi bagian penting dalam menyamakan pemahaman para pelaksana pelayanan di tingkat kecamatan dan desa. Terutama bagi pihak yang berpotensi menemukan persoalan dokumen kependudukan saat berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Peserta juga dapat mengetahui mekanisme yang perlu dilakukan ketika terdapat warga yang mengalami kendala dalam dokumen kependudukannya. Informasi tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar dalam memberikan arahan kepada masyarakat agar pengurusan dilakukan melalui prosedur yang sesuai.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat koordinasi antara unsur pelayanan administrasi, kesehatan, keagamaan, dan pendampingan masyarakat di Kecamatan Wuluhan. Masing-masing unsur diharapkan dapat menyampaikan informasi yang tepat kepada warga sesuai tugas dan kewenangannya.

Bagi Pemerintah Kecamatan Wuluhan, penguatan pelayanan adminduk menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Temuan persoalan dokumen kependudukan di lapangan diharapkan dapat segera diidentifikasi sehingga tidak menjadi kendala ketika warga membutuhkan pelayanan pemerintah lainnya.

Melalui sosialisasi tersebut, pemahaman mengenai tata cara pengurusan adminduk diharapkan semakin merata. Koordinasi lintas sektor juga terus didorong agar persoalan administrasi kependudukan yang ditemukan dalam pelaksanaan Peta Cinta, UHC, maupun Home Care dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan. (riz)

Galeri Foto