logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Tim Adiwiyata SMAN 5 Jember Belajar Pengelolaan Sampah di TPS3R Baratan, Dukung Transformasi Menuju Eco ASEAN School

  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
tim-adiwiyata-sman-5-jember-belajar-pengelolaan-sampah-di-tps3r-baratan-dukung-transformasi-menuju-eco-asean-school-20260611

Tim Adiwiyata SMAN 5 Jember Belajar Pengelolaan Sampah di TPS3R Baratan, Dukung Transformasi Menuju Eco ASEAN School

JEMBER, 11 JUNI 2026 - Tim Adiwiyata SMAN 5 Jember mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Baratan di Kecamatan Patrang untuk mengikuti pelatihan pengelolaan sampah pada Selasa lalu. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Bupati Jember yang mewajibkan seluruh perangkat daerah, instansi, pasar tradisional, tempat wisata, rumah sakit, perguruan tinggi, pelaku usaha, kepala sekolah, dan berbagai lembaga lainnya untuk melakukan pengolahan sampah secara mandiri.

Kunjungan tersebut juga sejalan dengan komitmen SMAN 5 Jember sebagai salah satu sekolah negeri di Kabupaten Jember yang telah lama menyandang predikat Adiwiyata Mandiri tingkat nasional dan saat ini tengah mempersiapkan diri menuju Eco ASEAN School atau Adiwiyata tingkat ASEAN.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemilahan sampah, pembuatan kompos, serta pengelolaan bank sampah sebagai upaya mendukung pengurangan volume sampah yang dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Koordinator TPS3R Baratan, Nurul Hidayah, kemudian dilanjutkan dengan sesi teori mengenai prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R). Para peserta juga mengikuti praktik langsung pengolahan sampah organik dan anorganik, termasuk pembuatan kompos dan pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari demonstrasi hingga praktik lapangan.

Salah satu anggota Tim Adiwiyata SMAN 5 Jember, Nurul Anjar Sari, mengaku memperoleh banyak wawasan baru melalui pelatihan tersebut.

“Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana sampah yang dihasilkan setiap hari, baik di sekolah maupun di rumah, dapat memiliki nilai jual dan manfaat yang lebih tinggi. Saya terinspirasi untuk memulai bank sampah di sekolah serta mengajak siswa dan teman-teman untuk mulai memilah dan mengolah sampah secara mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 5 Jember, Helmi, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan transformasi menuju Eco ASEAN School.

“Dalam rangka proses peningkatan status Adiwiyata SMAN 5 Jember menjadi Eco ASEAN School, kami berkomitmen untuk terus menggali informasi dan memperkuat berbagai program lingkungan guna mendukung keberhasilan rencana tersebut,” katanya.

Koordinator TPS3R Baratan, Nurul Hidayah, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara nyata.

“Kami senang menerima kunjungan dari SMAN 5 Jember. Pelatihan praktis seperti ini penting untuk membangun budaya peduli lingkungan dan pengelolaan sampah sejak dini. Kami berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan sekolah maupun keluarga,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan program pengelolaan sampah di SMAN 5 Jember semakin berkembang, mulai dari penerapan pemilahan sampah di lingkungan sekolah dan kantin, pembentukan bank sampah sekolah, hingga pemanfaatan kompos untuk mendukung kegiatan penghijauan dan kebun sekolah.

Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah dan TPS3R Baratan sepakat untuk melakukan monitoring dan pendampingan selama tiga bulan ke depan guna memastikan implementasi program berjalan secara optimal. (fag)

Galeri Foto