logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Tinjau Program Bedah Rumah Prabowo di Jember, Dirjen PKP Apresiasi Inovasi Bunga Desaku

  • 10 Agustus 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
tinjau-program-bedah-rumah-prabowo-di-jember-dirjen-pkp-apresiasi-inovasi-bunga-desaku-20260811

Tinjau Program Bedah Rumah Prabowo di Jember, Dirjen PKP Apresiasi Inovasi Bunga Desaku

JEMBER, 10 AGUSTUS 2026 - Bupati Jember Muhammad Fawait menerima kunjungan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan (Dirjen PKP) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Sri Haryati, di Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Minggu 09 Agustus 2026. Pertemuan berlangsung di sela-sela pelaksanaan program inovatif Pemerintah Kabupaten Jember, Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa).

Kunjungan pejabat kementerian tersebut bertujuan memantau langsung progres pelaksanaan program bedah rumah—bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto—sekaligus menyelaraskan langkah penanganan kawasan permukiman bersama pemerintah daerah.

Sebelum bertemu Bupati di Desa Karangbayat, Sri Haryati terlebih dahulu meninjau kondisi riil penerima bantuan di Desa Rowotengah.

"Kedatangan kami ke Jember untuk memantau progres bedah rumah yang menjadi program Bapak Presiden Prabowo, sekaligus menemui Bupati. Saya tidak menyangka justru diajak bertemu di lokasi kegiatan warga seperti ini," ujar Sri Haryati.

Sri Haryati mengapresiasi tinggi program Bunga Desaku yang dinilainya sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Menurutnya, forum tersebut sangat efektif untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menyosialisasikan kebijakan pemerintah pusat secara mendalam.

Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan bahwa secara nasional program bedah rumah menyasar sekitar 400 ribu unit rumah tidak layak huni. Dari alokasi nasional tersebut, Kabupaten Jember berhasil memperoleh kuota sebanyak 1.355 unit.

Ia menambahkan, regulasi penerima bantuan tahun ini dibuat lebih fleksibel. Rumah yang berdiri di atas lahan milik pihak lain tetap bisa memperoleh bantuan bedah rumah, dengan syarat telah ditempati lebih dari satu tahun serta mengantongi surat izin tertulis dari pemilik tanah.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa Kecamatan Sumberbaru menjadi wilayah penerima alokasi bedah rumah terbesar di kabupaten tersebut.

"Tahun ini kita mendapatkan kuota 1.355 unit, dan alokasi terbanyak berada di Kecamatan Sumberbaru," kata Fawait.

Fawait optimistis program renovasi hunian ini mampu mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jember. Pemkab Jember pun telah mengajukan usulan penambahan alokasi bantuan untuk tahun mendatang.

"Untuk tahun depan, kami sudah mengajukan tambahan kuota. Mudah-mudahan kuota bedah rumah untuk Kabupaten Jember bisa bertambah," pungkasnya. (al)

Galeri Foto