logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tanggul

Tujuh Warga Positif Terjangkit DBD di Tanggul, Ini Langkah Cepat yang Diambil Pemerintah dan PMI

  • 04 Juni 2026
  • Dibaca 89 Kali
Bagikan Via:
tujuh-warga-positif-terjangkit-dbd-di-tanggul-ini-langkah-cepat-yang-diambil-pemerintah-dan-pmi-20260604

Tujuh Warga Positif Terjangkit DBD di Tanggul, Ini Langkah Cepat yang Diambil Pemerintah dan PMI

JEMBER, 04 JUNI 2026 – Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember melakukan peninjauan dan pengumpulan data atau asesmen di Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, pada Rabu 03 Juni 2026 kemarin. Kegiatan ini dilakukan menyusul ditemukannya sejumlah warga di desa tersebut yang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Penjabat Kepala Desa Selodakon, Suryanto, menyampaikan bahwa hingga saat ini tercatat sudah ada 7 warganya yang dinyatakan positif terjangkit penyakit tersebut.

"Ada tujuh orang yang positif terjangkit DBD. Besar harapan kami, dengan berbagai ikhtiar dan upaya yang dilakukan bersama ini, desa kami segera dijauhkan dari wabah penyakit DBD ini," ungkap Suryanto.

Ia sangat mengapresiasi respon cepat yang ditunjukkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember melalui UPT Puskesmas Klatakan, serta tim PMI Kabupaten Jember yang segera turun langsung ke lokasi untuk menindaklanjuti kondisi tersebut.

Sementara itu, perwakilan tim PMI yang berada di lokasi menjelaskan bahwa asesmen ini bertujuan untuk mengumpulkan data secara cepat, akurat, dan lengkap mengenai kondisi warga yang terdampak maupun kondisi lingkungan sekitar. Data inilah yang nantinya menjadi dasar langkah selanjutnya.

Lebih lanjut Suryanto menyampaikan bahwa penanganan sebenarnya sudah dilakukan sebelumnya. Pihaknya bersama UPT Puskesmas Klatakan dan bidan desa pun sudah melakukan penyemprotan asap atau fogging. Namun, meski demikian, masih ditemukan warga yang mengalami gejala menyerupai DBD.

Kondisi ini kemudian membuat pihaknya kembali mengingatkan masyarakat mengenai cara penanganan yang sesungguhnya paling efektif.

"Kami menghimbau kepada seluruh warga untuk selalu menjaga kebersihan di rumah maupun lingkungan sekitar. Kami tekankan kembali, fogging itu tujuannya hanya membunuh nyamuk yang sudah dewasa. Sedangkan cara yang paling ampuh dan mendasar adalah dengan melakukan Gerakan 3M, yaitu: Menguras, Menutup, dan Mengubur," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Camat Tanggul, Fariqul Mashudi, S.Sos. Menurutnya, pemerintah dan dinas kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Upaya paling nyata dan efektif untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit adalah dengan memutus tempat berkembang biak nyamuk tersebut melalui kebersihan lingkungan.

"Mari warga Desa Selodakon khususnya, untuk bersama-sama meningkatkan kebersihan. Seperti arahan Bapak Bupati, mari kita lakukan bersih-bersih lingkungan secara serentak. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi, semoga penyakit DBD ini segera teratasi dan warga kami sehat kembali," pungkas Camat Fariqul. (psn)

Galeri Foto