logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Sumberjambe

Upaya Berkelanjutan Berbuah Optimal, ORI Campak Sumberjambe Capai 95,9%

  • 29 April 2026
  • Dibaca 141 Kali
Bagikan Via:
upaya-berkelanjutan-berbuah-optimal-ori-campak-sumberjambe-capai-959-20260429

Upaya Berkelanjutan Berbuah Optimal, ORI Campak Sumberjambe Capai 95,9%

Puskesmas Sumberjambe melaksanakan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak sebagai langkah cepat dalam mencegah penyebaran penyakit campak di wilayah Kecamatan Sumberjambe. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 28 Maret hingga 9 April 2026 dan menjangkau 9 desa dengan sasaran utama balita usia 9 hingga 59 bulan.

Pelaksanaan ORI Campak ini dilatarbelakangi oleh pentingnya upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran penyakit campak yang dapat menimbulkan komplikasi serius pada anak. Imunisasi menjadi salah satu langkah paling efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta memutus rantai penularan di masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan optimal kepada balita, khususnya di wilayah yang berisiko, serta meningkatkan cakupan imunisasi sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, ORI Campak dilakukan di 9 desa di wilayah kerja Puskesmas Sumberjambe dengan total sasaran sebanyak 3.349 balita. Pada tahap awal pelaksanaan, capaian imunisasi mencapai 76%. Capaian ini kemudian terus ditingkatkan melalui berbagai strategi lanjutan, termasuk kegiatan sweeping untuk menjangkau sasaran yang belum terlayani.

Melalui upaya tersebut, capaian imunisasi ORI Campak di wilayah Puskesmas Sumberjambe berhasil meningkat secara signifikan menjadi 95,9%, yang menunjukkan hasil sangat baik dan optimal dalam upaya perlindungan kesehatan anak.

Pelayanan imunisasi dilakukan melalui berbagai strategi, baik di pos pelayanan seperti posyandu, fasilitas kesehatan, maupun kunjungan langsung ke masyarakat. Alur kegiatan dimulai dari pendataan sasaran, pelaksanaan imunisasi oleh tenaga kesehatan, pencatatan dan pelaporan, hingga pemantauan pasca imunisasi.

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari peran aktif berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan Puskesmas, dukungan Muspika Kecamatan Sumberjambe, serta koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh kolaborasi lintas sektor yang melibatkan unsur Kecamatan, TP PKK Kecamatan, Balai KB, Babinsa, serta kader kesehatan sebagai ujung tombak di masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap imunisasi, pada tanggal 2 April 2026 juga telah dilaksanakan kegiatan advokasi bersama UNICEF dan Dinas Kesehatan kepada tokoh agama di Pondok Pesantren Asy Syifa Cumedak. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat dukungan tokoh agama dalam memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat, khususnya terkait isu penolakan imunisasi di beberapa wilayah.

Upaya edukasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui berbagai media, seperti penyuluhan langsung, leaflet, serta pendekatan interpersonal oleh kader dan tenaga kesehatan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak.

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti sebagian sasaran yang sedang bepergian, kondisi kesehatan anak yang tidak memungkinkan untuk diimunisasi pada saat kegiatan, serta adanya sebagian kecil masyarakat yang masih ragu terhadap imunisasi. Namun demikian, pendekatan persuasif dan edukatif terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan penerimaan masyarakat.

Puskesmas Sumberjambe berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat. Diharapkan para orang tua dapat terus mendukung program imunisasi demi melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Bersama, kita wujudkan generasi yang sehat dan terlindungi dari ancaman penyakit menular.

Galeri Foto