UPTD Puskesmas Ambulu Gencarkan Active Case Finding TBC di Desa Tegalsari, 118 Warga Jalani Skrining
- 09 Juli 2026
- Dibaca 62 Kali
Bagikan Via:
UPTD Puskesmas Ambulu Gencarkan Active Case Finding TBC di Desa Tegalsari, 118 Warga Jalani Skrining
Ambulu, 08 Juli 2026 – UPTD Puskesmas Ambulu berupaya dalam menekan angka penyebaran Tuberkulosis (TBC) di wilayah kerja puskesmas, petugas kesehatan melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) TBC di Balai Desa Tegalsari pada Rabu (08/07/2026). Kegiatan jemput bola ini mendapatkan antusiasme tinggi dari warga setempat, dengan total 118 peserta yang terdaftar mengikuti rangkaian skrining.
Kepala Puskesmas Ambulu, dokter Widiarti menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah krusial dalam memutus mata rantai penularan TBC. "Kami ingin memastikan bahwa deteksi dini dilakukan sedekat mungkin dengan masyarakat dengan menemukan kasus lebih awal, kita bisa segera memberikan pengobatan dan mencegah penyebaran lebih luas di lingkungan keluarga maupun tetangga," ujarnya saat meninjau lokasi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Tegalsari, Bu Tri Astutik Handayani menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim medis dari Puskesmas Ambulu. "Kami sangat mendukung program ini. Harapannya, warga kami bisa lebih paham mengenai bahaya TBC dan tidak lagi takut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala," ungkapnya.
Untuk memastikan efektivitas pemeriksaan, pihak Puskesmas Ambulu menyusun alur pelayanan sistematis yang terdiri dari enam meja layanan. Setiap peserta yang hadir wajib mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan.
Meja 1 (Pendaftaran): Peserta melakukan verifikasi data diri dan administrasi.
Meja 2 (Skrining Kesehatan): Tim medis melakukan pemeriksaan gejala awal dan riwayat kesehatan peserta, mengukur BB, TB dan tekanan darah peserta.
Meja 3 (Rontgen Dada): Peserta menjalani pemeriksaan rontgen dada (chest X-ray) sebagai metode deteksi dini yang lebih akurat.
Meja 4 (Pembacaan Hasil): Hasil rontgen segera dianalisis oleh tenaga profesional.
Meja 5 (Entry Data & Konsultasi Dokter): Data hasil rontgen dimasukkan ke dalam sistem, dilanjutkan dengan sesi konsultasi langsung bersama dokter terkait langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Meja 6 (Konsumsi): Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan konsumsi bagi seluruh peserta setelah menyelesaikan tahapan pemeriksaan.
Petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Ambulu menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memetakan potensi risiko TBC di Desa Tegalsari. Dengan deteksi dini yang dilakukan di tingkat desa, diharapkan masyarakat yang teridentifikasi memiliki gejala atau terpapar TBC bisa segera mendapatkan pendampingan medis yang tepat.
Hingga berakhirnya kegiatan, total 118 warga telah berhasil menjalani rangkaian pemeriksaan. Pihak Puskesmas berharap masyarakat tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta segera melaporkan ke puskesmas terdekat jika ditemukan gejala batuk kronis atau tanda-tanda TBC lainnya.
Penulis: Fariya Eka Promkes Puskesmas Ambulu