Usai Pembinaan, Peternak Damar Wulan Siap Tingkatkan Produktivitas dan Perluas Pasar
- 17 Juli 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Usai Pembinaan, Peternak Damar Wulan Siap Tingkatkan Produktivitas dan Perluas Pasar
JEMBER, 17 JULI 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus memperkuat daya saing peternak lokal melalui pembinaan yang berorientasi pada hasil nyata.
Langkah ini diwujudkan melalui pembinaan di Kelompok Ternak Damar Wulan, Desa Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, pada Rabu, 15 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, DKPPP tidak hanya memberikan materi teknis. Mereka juga mendorong peternak agar mampu menerapkan teknologi reproduksi dan strategi pemasaran guna meningkatkan produktivitas serta pendapatan usaha.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh tim Bidang Peternakan DKPPP Kabupaten Jember bersama petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kencong.
Dua narasumber ahli turut dihadirkan, yakni Ir. Purwoto, S.Pt. selaku Pengawas Bibit Ternak Ahli Madya dan Bhisma Briantama, S.Pt. selaku Pengawas Bibit Ternak Ahli Pertama.
Pada sesi pembinaan, para peternak diberikan pemahaman mendalam mengenai konsep dan manfaat inseminasi buatan (IB).
Teknologi reproduksi ini dinilai mampu meningkatkan mutu genetik, produktivitas, serta populasi sapi potong di kawasan tersebut.
Selain teori dasar, dijelaskan pula faktor-faktor penentu keberhasilan IB. Mulai dari ketepatan waktu inseminasi, kualitas semen beku, kondisi kesehatan reproduksi induk, hingga kecukupan nutrisi pakan.
Sebagai bekal meningkatkan efisiensi reproduksi, peternak juga dikenalkan pada beberapa indikator penting. Di antaranya adalah calving interval (CI) atau jarak beranak, days open (DO), dan postpartum estrus (PPE).
"Setelah pembinaan ini, harapannya peternak mulai menerapkan pencatatan reproduksi, memperbaiki manajemen pemeliharaan, serta memanfaatkan media digital untuk memperluas pemasaran," ujar Purwoto.
Ia menambahkan, melalui pemahaman tersebut peternak diharapkan mampu melakukan pencatatan reproduksi secara lebih baik dan meningkatkan koordinasi dengan petugas inseminator.
Tidak hanya berfokus pada aspek budidaya, pembinaan ini juga membekali peternak dengan strategi pemasaran sapi potong yang modern.
Materi yang diberikan meliputi penentuan harga berdasarkan bobot badan dan kualitas ternak, pencatatan biaya usaha, hingga pemilihan waktu penjualan yang tepat.
Peternak juga diajarkan cara memanfaatkan media digital dan jejaring kemitraan untuk memperluas akses pasar. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual ternak sekaligus memperkuat posisi tawar peternak di pasar.
Sebagai bentuk dukungan nyata, DKPPP Kabupaten Jember menyerahkan bantuan berupa mineral pakan untuk menunjang kesehatan reproduksi ternak.
Selain itu, diserahkan pula buku administrasi kelompok guna mendukung pencatatan populasi, reproduksi, kesehatan ternak, dan aktivitas kelompok secara lebih tertib.
Ke depan, DKPPP Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan berkelanjutan kepada Kelompok Ternak Damar Wulan.
Hal ini dilakukan agar materi yang telah diberikan benar-benar diterapkan di lapangan, sehingga mampu menciptakan kelompok ternak yang mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi. (ran)