Usai Puncak HAN, Jenggawah Dorong Penguatan Peran Keluarga dan Sekolah dalam Tumbuh Kembang Anak
- 12 Agustus 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Usai Puncak HAN, Jenggawah Dorong Penguatan Peran Keluarga dan Sekolah dalam Tumbuh Kembang Anak
JEMBER, 12 AGUSTUS 2026 – Semangat Hari Anak Nasional (HAN) di Kecamatan Jenggawah diharapkan tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan peringatan selesai. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat peran keluarga dan sekolah dalam mendampingi anak, terutama dalam membentuk kebiasaan positif, karakter, serta mendukung tumbuh kembang mereka sejak usia dini.
Pesan tersebut mengemuka setelah Puncak Hari Anak Nasional yang diselenggarakan IGTKI Kecamatan Jenggawah pada Jumat, 7 Agustus 2026 yang berlangsung di Alun-alun Kecamatan Jenggawah. Kegiatan yang diikuti sekitar 3.000 siswa TK bersama wali dan guru dari 35 lembaga TK se-Kecamatan Jenggawah tersebut menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antara anak, keluarga, dan tenaga pendidik.
Bagi anak usia dini, pendampingan yang konsisten antara lingkungan sekolah dan keluarga menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang. Kebiasaan yang dikenalkan di sekolah akan lebih mudah menjadi karakter apabila mendapat dukungan dan pembiasaan yang sama di lingkungan keluarga.
Camat Jenggawah Soetjahyo, S.P., M.M. menyampaikan bahwa perhatian terhadap anak perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya muncul pada momentum peringatan Hari Anak Nasional.
“Anak-anak adalah generasi yang akan meneruskan pembangunan. Karena itu, pendidikan, pembentukan karakter, kesehatan, dan lingkungan yang baik bagi anak harus menjadi perhatian bersama, baik di sekolah maupun di keluarga,” ujar Soetjahyo.
Menurutnya, sekolah memiliki peran dalam memberikan pendidikan dan membangun kebiasaan positif, sementara keluarga menjadi lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, komunikasi dan sinergi antara orang tua dan guru perlu terus diperkuat.
Hal tersebut sejalan dengan rangkaian kegiatan HAN yang sebelumnya diisi dengan Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia, Tari Kunang-Kunang, serta jalan sehat yang diikuti siswa TK bersama wali dan guru. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana kebersamaan, tetapi juga memperkenalkan aktivitas positif dan pola hidup sehat kepada anak sejak dini.
Ketua IGTKI Kecamatan Jenggawah Umi Hanik turut menekankan pentingnya kesinambungan pendampingan setelah momentum HAN. Menurutnya, pendidikan anak usia dini membutuhkan keterlibatan bersama agar perkembangan anak dapat berjalan secara optimal.
“Harapannya, semangat yang dibangun dalam peringatan Hari Anak Nasional ini dapat terus diterapkan dalam keseharian. Guru mendampingi anak di sekolah, sementara orang tua melanjutkan pembiasaan tersebut di rumah,” ungkap Umi Hanik.
Selain dihadiri ribuan siswa, kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya Camat Jenggawah bersama Bunda PAUD Kecamatan Jenggawah Ny. Lisa Indayati Soetjahyo, Kapolsek Jenggawah AIPTU Andy Ferry Christian, S.H. bersama Ketua Bhayangkari Ranting Jenggawah Ny. Dwi Ferry Christian, Danramil Jenggawah Kapten Inf. Suprayitno, Penilik Kecamatan Jenggawah Endah, kepala sekolah serta pengurus IGTKI se-Kecamatan Jenggawah.
Ke depan, semangat Hari Anak Nasional diharapkan dapat diterjemahkan dalam langkah-langkah sederhana di lingkungan keluarga maupun sekolah, mulai dari membangun kebiasaan hidup sehat, memberikan ruang bagi anak untuk belajar dan bermain, mendampingi proses pendidikan, hingga menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang mereka.
Dengan penguatan peran keluarga dan sekolah secara beriringan, momentum HAN tidak hanya menjadi sebuah perayaan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus menghadirkan lingkungan yang mendukung anak-anak Jenggawah tumbuh sehat, berkarakter, dan memiliki kesempatan berkembang secara optimal. FND