Usai Sertijab, Ibu-Ibu DWP Dinsos PPPA Jember Kenalan dengan Potensi Wisata Kampung Belgia
- 19 September 2026
- Dibaca 37 Kali
Bagikan Via:
Usai Sertijab, Ibu-Ibu DWP Dinsos PPPA Jember Kenalan dengan Potensi Wisata Kampung Belgia
JEMBER, 19 SEPTEMBER 2026 – Rangkaian kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember tidak berhenti usai acara serah terima jabatan (sertijab) Ketua DWP dari Faizah Nurhayati Helmie kepada Evi Lingga Diputra, Sabtu 19 September 2026.
Sesaat setelah acara sertijab dan kegiatan sosial kepada lansia rampung, para pengurus dan anggota DWP Dinsos PPPA melanjutkan agenda dengan menyusuri kawasan wisata Kampung Belgia yang berada di area Perkebunan PDP Kahyangan, Dusun Sumberwadung, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo.
Kegiatan tersebut digelar untuk mengenalkan potensi wisata sekaligus produk unggulan dari perkebunan yang telah berdiri sejak puluhan tahun lalu itu, di antaranya karet, kopi, dan kakao. Momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi awal ibu-ibu anggota DWP dengan ketua baru mereka.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan ibu-ibu DWP diajak menyusuri area produksi PDP Kahyangan didampingi Hartoyo, karyawan yang telah mengabdi selama 30 tahun di perkebunan tersebut. Hartoyo bertindak sebagai pemandu sekaligus menceritakan sejarah panjang berdirinya pabrik kepada para tamu.
Rombongan lebih dulu diajak berkeliling ke area produksi kopi, tempat sejumlah pekerja perempuan tengah melakukan proses pemisahan biji kopi berdasarkan kualitasnya. Meski sebagian besar pekerja telah berusia lanjut, mereka masih terlihat cekatan dan terampil dalam memilah biji kopi satu per satu. Ibu-ibu DWP turut berinteraksi langsung dengan para pekerja, menanyakan seputar tahapan proses yang tengah berlangsung saat itu.
Setelah dari area produksi kopi, kunjungan dilanjutkan ke bagian pengolahan karet mentah. Di lokasi ini, rombongan diperlihatkan tahapan produksi karet mulai dari bahan mentah hingga proses pengeringan.
Ketua DWP Dinsos PPPA yang baru, Evi Lingga Diputra, menyampaikan sedikit catatan terkait waktu kunjungan yang menurutnya kurang tepat untuk melihat proses produksi karet secara utuh.
"Seharusnya kita datang pagi hari, karena bisa melihat proses pembuatan karet mentah yang menjadi keunggulan pabrik PDP Kahyangan," ujar Evi.
Di sela kunjungan, Hartoyo turut membagikan kisah menarik seputar asal-usul nama Kampung Belgia yang selama ini sempat menjadi pertanyaan banyak orang, termasuk dirinya sendiri. Ia mengaku sempat ragu mengenai identitas bangsa yang membangun pabrik tersebut, apakah Belanda atau Belgia.
"Dulu saya sempat ragu siapa yang membangun pabrik ini, Belanda atau Belgia. Kalau dilihat dari plakat, seperti tulisan Belanda. Tapi begitu ada turis Belgia yang menyempatkan main ke Silo sepulang dari Bali, turis ini menceritakan bahwa keluarganya terdahulu pernah bekerja di sini," tutur Hartoyo menirukan cerita turis tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Dinsos PPPA, Sri Rahayu Wilujeng, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan sertijab hingga kunjungan wisata ini sengaja dikemas dengan konsep sederhana namun tetap bermakna. Menurutnya, kegiatan sosial kepada lansia dan kunjungan wisata dirancang sebagai satu rangkaian utuh untuk mempererat hubungan antaranggota DWP dengan ketua yang baru.
"Acara sertijab kali ini dikemas sederhana. Setelah kegiatan sosial pada lansia sekitar, kita lanjutkan dengan acara wisata. Bertujuan agar kenal lebih dekat lagi dengan Ibu Ketua yang baru," kata Sri Rahayu. (rou)