logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Warga Antusias, Operasi Pasar Hanya Berlangsung 17 Menit Saja di Pasar Mangli

  • 06 Mei 2026
  • Dibaca 167 Kali
Bagikan Via:
warga-antusias-operasi-pasar-hanya-berlangsung-17-menit-saja-di-pasar-mangli-20260506

Warga Antusias, Operasi Pasar Hanya Berlangsung 17 Menit Saja di Pasar Mangli

JEMBER, 06 MEI 2026 - Di tengah kondisi harga minyak goreng yang mengalami kenaikan di sejumlah daerah, kehadiran pasar murah ini menjadi angin segar bagi masyarakat Jember.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember kembali melaksanakan kegiatan rutin operasi pasar di Pasar Mangli. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya di tengah melonjaknya harga minyak goreng di pasaran.

Sejak pagi hari, suasana di kawasan Pasar Mangli sudah dipadati warga. Bahkan, antrean panjang terlihat mengular sebelum petugas dari Bulog tiba di lokasi. Antusiasme masyarakat begitu tinggi, terutama karena operasi pasar ini menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Operasi pasar kali ini menyediakan berbagai komoditas penting, seperti beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng bersubsidi dari Bulog.

Tidak butuh waktu lama, hanya dalam kurun waktu sekitar 17 menit, seluruh stok beras dan minyak goreng yang disediakan langsung habis terjual. Warga yang telah mengantre sejak pagi langsung menyerbu lokasi penjualan begitu distribusi dibuka. Banyak di antara mereka yang mengaku rela datang lebih awal demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Mantri Pasar Mangli, Wiyono, menjelaskan bahwa habisnya stok dalam waktu sangat cepat ini karena masyarakat sejak pagi sudah mengantre panjang tidak seperti operasi pasar sebelumnya. Kondisi ini salah satunya disebabkan karena naiknya harga minyak saat ini sehingga antusias warga meningkat drastis.

“Dari pagi disini sudah dikerumuni warga dan antre panjang, memang tidak seperti operasi pasar biasanya jadi beras dan minyak langsung habis,” ujarnya.

Fenomena habisnya stok dalam waktu singkat ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok murah, sekaligus menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat masih cukup sensitif terhadap fluktuasi harga.

Di Jember, keberhasilan operasi pasar di Pasar Mangli menjadi bukti bahwa program ini sangat dibutuhkan masyarakat. Namun, cepat habisnya stok juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan jumlah distribusi di masa mendatang. (hna)

Galeri Foto