logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Warga Kepatihan Penerima Bantuan Pangan, Ucapkan Syukur dan Doa untuk Pemimpin Bangsa

  • 22 September 2026
  • Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
warga-kepatihan-penerima-bantuan-pangan-ucapkan-syukur-dan-doa-untuk-pemimpin-bangsa-20260923

Warga Kepatihan Penerima Bantuan Pangan, Ucapkan Syukur dan Doa untuk Pemimpin Bangsa

JEMBER, 22 SEPTEMBER 2026 - Suasana hangat dan penuh rasa syukur mewarnai Pendopo Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Selasa 22 September 2026. Sejumlah warga penerima bantuan pangan hadir dengan tertib untuk menerima bantuan beras yang disalurkan pemerintah.

Dalam penyaluran tersebut, setiap penerima memperoleh bantuan berupa 30 kilogram beras. Bantuan diserahkan di Pendopo Kelurahan Kepatihan dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.

Salah seorang penerima bantuan, Sumiati, warga RW 26, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan pangan tersebut memberikan manfaat bagi keluarga, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Dengan penuh ketulusan, Sumiati juga menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus doa untuk Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap pemimpin bangsa senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemampuan dalam menjalankan amanah.

"Terima kasih banyak. Semoga Bapak Presiden Prabowo senantiasa dikaruniai kesehatan, kekuatan, dan menjadi pemimpin yang adil serta membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Sumiati.

Ungkapan syukur juga disampaikan Suripto, warga RW 13, Lingkungan Kopian. Ia menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterimanya serta berharap perhatian terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan, terus berlanjut.

"Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Bupati Gus Fawait. Semoga keduanya selalu diberkahi umur dan kesehatan serta senantiasa menjadi pemimpin yang bijaksana, adil, dan selalu melindungi rakyat kecil seperti kami," ungkap Suripto.

Bagi warga penerima, bantuan tersebut bukan sekadar beras yang dibawa pulang, tetapi juga menjadi tambahan dukungan dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan, bantuan pangan dinilai dapat memberikan sedikit ruang bagi masyarakat untuk mengatur pengeluaran rumah tangga.

Proses penyaluran berlangsung tertib, aman, dan dalam suasana kekeluargaan. Warga datang sesuai arahan, menerima bantuan, kemudian meninggalkan lokasi dengan membawa beras yang menjadi hak mereka. (fik)

Galeri Foto