Oleh : Kelurahan Kaliwates
Warga Lansia Ditemukan Meninggal di Rumah, Lurah Kaliwates Ingatkan Pentingnya Kepedulian terhadap Warga yang Tinggal Sendiri
- 06 November 2025
- Dibaca 949 Kali
Bagikan Via:
Warga Lansia Ditemukan Meninggal di Rumah, Lurah Kaliwates Ingatkan Pentingnya Kepedulian terhadap Warga yang Tinggal Sendiri
Kaliwates - Warga Perumahan Mojo Indah, Kelurahan Kaliwates, digemparkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Kamis (6/11/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diketahui bernama HO Sion Lan (72), warga Perum Mojo Indah B-8 RT 4 RW 11, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
Kabar tersebut pertama kali diketahui oleh HO Betty Indrajani (76), kakak kandung korban yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Selama beberapa hari, korban diketahui tidak mengikuti rutinitas senam pagi seperti biasanya. Merasa curiga, sang kakak mendatangi rumah korban namun tidak mendapat respons.Kecurigaan semakin kuat setelah Ahmad Famaid (33), tukang bangunan yang sedang bekerja di rumah sebelah, mencium bau menyengat dari arah rumah korban. Ia kemudian melapor kepada Agus Bongga (50), Ketua RT 04 RW 11. Saat dilakukan pengecekan bersama, warga menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Kaliwates bersama Tim Inafis Polres Jember segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan awal dilakukan disaksikan oleh pihak keluarga dan perwakilan pemerintah kelurahan.Lurah Kaliwates Abdul Khamil yang turut hadir di lokasi bersama Camat Kaliwates, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta jajaran Forum RT/RW Kelurahan Kaliwates, memastikan bahwa proses penanganan berlangsung sesuai prosedur, dengan mengedepankan asas kemanusiaan dan menghormati keputusan keluarga.“Kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan langkah penanganan dilakukan secara tertib. Pemerintah kelurahan hadir mendampingi keluarga agar semua proses berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan kepanikan di lingkungan,” jelasnya.Menurutnya, sejak awal pihak kelurahan ikut memantau jalannya olah TKP, memastikan lingkungan sekitar aman, serta membantu proses administrasi yang diperlukan.Dari hasil koordinasi di lapangan, keluarga korban menyatakan menolak dilakukan pemeriksaan medis atau autopsi, baik luar maupun dalam, dan memilih agar jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi dan menyatakan menerima sepenuhnya musibah tersebut.“Pihak keluarga sudah menandatangani pernyataan resmi dan sepakat membawa jenazah ke rumah duka untuk dibersihkan dan dimakamkan setelah seluruh keluarga hadir,” ujar Abdul Khamil.Lurah Khamil menambahkan, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri. Ia mengimbau agar perangkat RT/RW dan tetangga sekitar lebih aktif memantau kondisi warga yang jarang terlihat dalam beberapa hari.“Kami mendorong RT dan RW dan seluruh masyarakat Kelurahan Kaliwates untuk lebih tanggap jika ada warga yang hidup sendiri, terutama lansia. Jangan ragu mengecek secara berkala atau mengabarkan kepada kelurahan jika ada hal mencurigakan. Kepedulian kecil kita bersama bisa menyelamatkan nyawa sesama,” katanya.Selain memastikan proses pemulasaran berjalan lancar, pihak kelurahan bersama forum RT/RW dan kepolisian juga melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah korban guna menjaga kebersihan lingkungan.Kegiatan penanganan di lokasi melibatkan unsur Camat Kaliwates, Lurah Kaliwates, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RW 11 H. Teguh Istanto, Ketua RT 04 RW 11 Agus Bongga, Tim Polsek Kaliwates, dan Tim Inafis Polres Jember.Dengan selesainya proses penanganan dan pendampingan keluarga, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan di pemakaman umum.“Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan an ketabahan,” tutup Abdul Khamil.