Warga Silo Harus Tempuh Tiga Kilometer Cari Air, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter
- 02 September 2026
- Dibaca 165 Kali
Bagikan Via:
Warga Silo Harus Tempuh Tiga Kilometer Cari Air, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter
JEMBER, 02 SEPTEMBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember, Jawa Timur, Rabu, 02 September 2026.
Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-14 sebagai respons atas dampak musim kemarau yang menyebabkan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember mendistribusikan sebanyak 5.000 liter air bersih ke sejumlah tandon yang telah disiapkan di lokasi. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 85 kepala keluarga (KK) yang tersebar di RT 01 dan RT 02 RW 07.
Tim TRC BPBD Jember, Iqbal Fathoni, mengatakan warga di wilayah tersebut mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih sejak Juli 2026.
“Warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk memperoleh air, sebagian warga harus menempuh jarak sekitar tiga kilometer menuju sungai terdekat,” kata Iqbal.
Menurut dia, kondisi tersebut diperparah karena kawasan RW 07 Dusun Baban Timur belum memiliki jaringan pipanisasi. Warga selama ini mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan air.
Namun, sumur-sumur milik warga dengan kedalaman sekitar 15 meter kini mengalami kekeringan sehingga tidak lagi dapat diandalkan sebagai sumber air bersih.
Dari hasil asesmen BPBD, sebanyak 45 KK di RT 01 dan 40 KK di RT 02 terdampak kekeringan. Untuk memudahkan distribusi, BPBD dan warga menyiapkan lima titik tandon air yang ditempatkan di sejumlah lokasi strategis.
Tandon tersebut masing-masing melayani 25 KK, 20 KK, 15 KK, 15 KK, dan 10 KK. Dengan demikian, bantuan dapat diterima warga secara lebih merata.
Iqbal menjelaskan, tim berangkat menuju lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan tiba sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah penyaluran selesai, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan mengutamakan kebutuhan pokok.
“Distribusi air bersih ini akan dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan warga. Rekomendasi kami, bantuan 5.000 liter disalurkan setiap empat hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” ujarnya.
Hingga 2 September 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan ke wilayah terdampak mencapai 70.000 liter.
Selain air bersih, BPBD Jember juga menyediakan empat tandon berkapasitas 1.200 liter dan satu tandon lama berkapasitas 2.200 liter. Sebanyak 20 jeriken bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur juga telah didistribusikan kepada warga.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember melibatkan Destana, RT/RW, warga serta unsur media. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. (tgh)