Wonorejo Jadi Pilot Project Dashat, Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Kencong
- 24 Juni 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Wonorejo Jadi Pilot Project Dashat, Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Kencong
JEMBER, 24 JUNI 2026 – Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat di Kecamatan Kencong melalui pelaksanaan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat). Program yang diinisiasi Dinas Kesehatan tersebut kini menjadikan Desa Wonorejo sebagai lokasi percontohan dalam penerapan pendampingan keluarga berisiko stunting berbasis masyarakat.
Camat Kencong, Ronny Arvianto, menilai Dashat merupakan program yang efektif karena tidak hanya memberikan intervensi gizi kepada anak, tetapi juga membangun kesadaran keluarga tentang pentingnya pola makan sehat dan seimbang.
“Keberhasilan penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, hingga keluarga agar upaya pencegahan berjalan optimal,” kata Ronny.
Menurutnya, pelaksanaan Dashat menjadi bukti nyata kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kualitas kesehatan generasi penerus. Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di seluruh desa di wilayah Kecamatan Kencong.
Dalam pelaksanaannya, kader Dashat mendapatkan pelatihan khusus dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga sasaran. Ahli Gizi Puskesmas Kencong, Ari Wulan Oktiana, menjelaskan bahwa lima kader yang telah dibekali pelatihan akan mendampingi 50 keluarga selama enam bulan.
“Masing-masing kader bertugas mendampingi 10 keluarga sasaran. Setiap perkembangan anak akan dipantau dan dicatat secara berkala sehingga kondisi pertumbuhan dapat diketahui sejak dini,” jelas Ari.
Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga mendorong kemandirian keluarga dalam menyusun menu sehat dengan bahan pangan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kencong, Untung Pujianto, menegaskan bahwa Dashat merupakan langkah preventif untuk menekan risiko stunting sejak awal. Pendampingan yang dilakukan kader memungkinkan deteksi dini terhadap anak yang mengalami gangguan pertumbuhan sehingga dapat segera diberikan intervensi yang tepat.
“Setiap kader melakukan pemantauan secara rutin terhadap bayi dan balita yang berisiko stunting. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, kami berharap potensi stunting dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius,” ujarnya.
Selain pendampingan, program Dashat juga diisi dengan kegiatan makan bersama menggunakan menu bergizi yang telah disusun sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi orang tua dalam menerapkan pola konsumsi sehat di rumah.
Dengan ditetapkannya Desa Wonorejo sebagai pilot project, Pemerintah Kecamatan Kencong berharap program Dashat dapat menjadi contoh keberhasilan penanganan stunting berbasis masyarakat. Jika hasilnya optimal, model pendampingan tersebut akan didorong untuk diterapkan di desa-desa lain guna mendukung target penurunan stunting di Kabupaten Jember. (gfr)