Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemkab Jember Optimalkan 11.000 Hektare Lahan Pertanian
- 07 Juni 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemkab Jember Optimalkan 11.000 Hektare Lahan Pertanian
JEMBER, 07 JUNI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung terciptanya ketahanan pangan nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, langkah strategis digalakkan untuk menggenjot sektor pertanian melalui berbagai program unggulan yang berdampak langsung pada peningkatan hasil panen dan kesejahteraan para petani.
Salah satu program andalan yang sedang berjalan adalah Optimalisasi Lahan Pertanian. Sepanjang tahun anggaran 2025 hingga 2026, pemerintah daerah menargetkan pengoptimalan lahan seluas kurang lebih 11.000 hektare, yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Jember.
"Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah para petani, bukan sekadar janji atau retorika belaka. Kami ingin memastikan petani mendapatkan dukungan yang nyata dan berguna untuk meningkatkan produktivitas mereka," tegas Gus Fawait dalam acara Pro Gus'e Update di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember, Sabtu 06 Juni 2026.
Selain perluasan dan perbaikan lahan, perhatian besar juga diberikan pada sistem pengairan dan modernisasi alat pertanian. Bahkan, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian menilai penyaluran bantuan pertanian di Jember sebagai salah satu yang terbaik dan teraman di Indonesia.
Dua program utama yang menjadi pilar gerakan ini adalah Irigasi Perpompaan (Irpom) dan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dalam jumlah yang sangat besar.
"Program ini difokuskan untuk mengatasi kendala air saat musim kemarau, sehingga lahan yang tadinya kering tetap bisa produktif ditanami. Selain itu, bantuan alat pertanian disalurkan secara masif untuk mempermudah dan mempercepat proses mulai dari pengolahan tanah, penanaman, hingga panen bagi petani lokal," jelas Gus Fawait.
Seluruh langkah besar ini pada akhirnya ditujukan untuk dua hal utama: meningkatkan taraf hidup petani serta memperluas areal pertanian dan hasil panen di Jember. Langkah ini sekaligus menjadi bukti kepatuhan dan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program strategis nasional.
"Manfaat teknisnya sangat jelas, yaitu menambah Luas Tambah Tanam (LTT) dan meningkatkan luas panen. Langkah kami ini sepenuhnya selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional," pungkasnya. (psn)