logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Kaliwates

Ekonomi Tak Stabil Jadi Faktor Anak Stunting

  • 16 Agustus 2024
  • Dibaca 5455 Kali
Bagikan Via:
ekonomi-tak-stabil-jadi-faktor-anak-stunting

Ekonomi Tak Stabil Jadi Faktor Anak Stunting

Jember menduduki posisi ke-4 tertinggi dengan tingkat balita stunting di wilayah Jawa Timur yang mencapai angka 29,7% pada tahun 2023. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari usia kehamilan sampai anak berusia 2 tahun. Stunting dapat mempengaruhi perkembangan otak anak, sehingga anak sulit berprestasi di sekolah dan lebih rentan terkena penyakit.

Banyak orang tua masih kurang menyadari pentingnya pemenuhan gizi anak. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting, salah satunya adalah faktor ekonomi. Sebagian orang tua menyadari kebutuhan gizi anak, namun terhalang ekonomi keluarga yang terbilang kurang sehingga tidak mampu memberikan gizi seimbang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk pencegahan stunting adalah dengan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Oleh karena itu, Mahasiswa KKN Kolaboratif #3 kelompok 228 Kel. Kaliwates memberikan penyuluhan tentang Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga untuk Mengurangi Angka Stunting pada Jumat (09/08/2024) di Posyandu Aster 27 Kaliwates pada ibu hamil dan ibu balita. Penyuluhan dihadiri oleh sekitar 25 ibu dari warga setempat dan dilanjutkan dengan acara posyandu balita dan lansia.

Pemberdayaan ekonomi yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka stunting adalah dengan melakukan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Selain itu, dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk bercocok tanam, memelihara hewan ternak, memanfaatkan skill dan mengikuti pelatihan atau edukasi mengelola keuangan rumah tangga. Melalui acara penyuluhan tersebut, diharapkan para orang tua warga Kaliwates dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan dan berusaha meningkatkan perekonomian rumah tangga agar dapat memenuhi gizi anak sehingga dapat mencegah dan mengurangi angka stunting di Kabupaten Jember, khususnya di wilayah Kelurahan Kaliwates.