190 KK di Jatian Jember Terdampak Kekeringan, BPBD Rutin Kirim Air Bersih
- 03 Oktober 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
190 KK di Jatian Jember Terdampak Kekeringan, BPBD Rutin Kirim Air Bersih
JEMBER, 03 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Krajan, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Jember, Jawa Timur, Sabtu, 03 Oktober 2026.
Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-12 sebagai bagian dari penanganan bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember selama musim kemarau.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB untuk melakukan koordinasi, asesmen kondisi warga, pengecekan sumber air dan sumur, sekaligus menyalurkan air bersih ke tandon milik BPBD.
TRC BPBD Jember, Iwan Mujiartono, mengatakan kekeringan di Dusun Krajan mulai dirasakan warga sejak awal Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Sejak memasuki musim kemarau, sebagian warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sumber air alternatif yang berada di sekitar persawahan juga mulai mengecil," kata Iwan.
Berdasarkan hasil asesmen, sekitar 190 kepala keluarga (KK) terdampak kebutuhan air bersih. Rinciannya, sekitar 50 KK di RT 02/RW 08 dan 140 KK di RT 01/RW 06 membutuhkan pasokan air bersih.
Sementara itu, warga di RT 01 dan RT 02/RW 10 masih memiliki persediaan air untuk kebutuhan minum. Namun, mereka tetap membutuhkan air untuk keperluan mandi dan mencuci.
Kondisi sumber air warga juga semakin memprihatinkan. Di RT 02/RW 08, dari delapan sumur warga yang diperiksa, sekitar 90 persen telah menunjukkan dasar sumur. Sebagian sumur juga dilaporkan mulai mengeluarkan bau.
Jarak warga menuju sumber air alternatif sekitar 300 meter di RT 02/RW 08 dan mencapai 700 meter di RT 01/RW 06. Kondisi debit air di kedua sumber tersebut juga mulai mengecil. Sementara sungai yang berjarak sekitar 200 hingga 500 meter dari permukiman tidak layak digunakan sebagai sumber air konsumsi.
Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD Jember telah menempatkan dua tandon di RT 02/RW 08 serta dua tandon lainnya di RT 01 dan RT 02/RW 06.
"BPBD akan melanjutkan distribusi air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak," ujar Iwan.
BPBD Jember merekomendasikan distribusi air bersih menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter setiap dua hari sekali. Penanganan lanjutan juga akan diteruskan kepada perangkat daerah terkait.
Penanganan kekeringan tersebut dilakukan berdasarkan SK Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026. (tgh)