Adopsi Sistem Gresik, Jember Bersiap Transformasi Pengolahan Sampah Modern
- 21 Mei 2026
- Dibaca 90 Kali
Bagikan Via:
Adopsi Sistem Gresik, Jember Bersiap Transformasi Pengolahan Sampah Modern
GRESIK, 21 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember, bergerak cepat mencari solusi penanganan sampah yang modern dan berkelanjutan. Langkah ini diawali dengan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik untuk mereplikasi sistem pengolahan sampah yang dinilai sukses di wilayah tersebut, Rabu 20 Mei 2026.
Rombongan yang dipimpin oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember ini juga melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diisi dengan diskusi mendalam mengenai manajemen limbah. Pihak DLH Gresik membagikan berbagai strategi operasional, mulai dari sistem pemilahan sampah di hulu, tata kelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga strategi membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Usai pemaparan materi, rombongan Jember langsung meninjau TPST Ngipik, salah satu fasilitas pengolahan sampah unggulan di Kabupaten Gresik. Di lokasi ini, peserta melihat langsung proses mekanisasi pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah menjadi produk bernilai guna.
Kepala DPRKPLH Kabupaten Jember, Jupriono, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk membuka wawasan sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam merombak sistem tata kelola sampah domestik.
"Kami datang ke Gresik bukan hanya untuk melihat, tetapi juga belajar langsung bagaimana pengelolaan sampah bisa dilakukan secara efektif dan terintegrasi. Banyak hal positif yang bisa menjadi inspirasi bagi Kabupaten Jember agar pengelolaan sampah ke depan semakin baik dan modern," ujar Jupriono dalam keterangannya.
Jupriono menambahkan, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada kolaborasi multisektor, baik dari lini pemerintah maupun partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, inovasi teknologi harus berjalan beriringan dengan kesadaran lingkungan.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi titik balik bagi DPRKPLH Jember untuk membawa pulang cetak biru (blueprint) dan semangat perubahan demi mewujudkan masa depan lingkungan Jember yang lebih bersih, sehat, dan modern.