Akselerasi Iklim Usaha, DPMPTSP Jember Gelar Koordinasi Strategis dengan Kementerian Investasi/BKPM
- 30 April 2026
- Dibaca 134 Kali
Bagikan Via:
Akselerasi Iklim Usaha, DPMPTSP Jember Gelar Koordinasi Strategis dengan Kementerian Investasi/BKPM
JAKARTA, 30 APRIL 2026 – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember terus memperkuat ekosistem investasi daerah melalui langkah strategis. Salah satunya dilakukan melalui audiensi bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM di Jakarta, Selasa 28 April 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, didampingi Tim Kerja Substansi Penanaman Modal. Audiensi berlangsung dengan dua direktorat teknis, yakni Direktorat Perencanaan Kawasan dan Jasa serta Direktorat Data dan Informasi, dengan fokus pada sinkronisasi perencanaan wilayah dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung iklim penanaman modal di daerah.
Dalam pertemuan bersama Direktorat Perencanaan Kawasan dan Jasa, Pemerintah Kabupaten Jember didorong untuk segera menyusun dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) sebagai instrumen promosi investasi yang lebih terstruktur dan kompetitif. Penyusunan dokumen tersebut disarankan melibatkan Bank Indonesia sebagai mitra strategis, baik dalam penyusunan kajian kelayakan awal (pre-feasibility study) maupun dalam promosi kepada investor domestik dan mancanegara.
Selain itu, pengembangan kawasan wisata Watu Ulo hingga Pantai Papuma juga menjadi perhatian penting. Pemerintah daerah diminta memperkuat aspek legalitas lahan serta menyusun analisis teknis dan pasar secara komprehensif guna meningkatkan daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi investasi.
Upaya lain yang ditekankan adalah percepatan penyusunan dokumen perencanaan dasar, seperti RTRW dan RDTR, termasuk penetapan kawasan peruntukan industri. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap potensi daerah.
Sementara itu, dalam diskusi bersama Direktorat Data dan Informasi, perhatian difokuskan pada penguatan keamanan data serta peningkatan transparansi informasi publik. Pemerintah daerah diingatkan untuk menjaga kerahasiaan data pelaku usaha dalam sistem OSS guna mempertahankan kepercayaan investor.
Di sisi lain, pengembangan portal Satu Data BKPM hingga tingkat kecamatan juga didorong sebagai referensi data berbasis ilmiah. DPMPTSP Jember bahkan diharapkan dapat menampilkan dashboard realisasi investasi pada portal resmi daerah sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.
Keterlibatan akademisi lokal turut dinilai penting dalam mendukung pemetaan potensi daerah secara komprehensif dan berbasis riset, sehingga kebijakan investasi dapat lebih tepat sasaran.
Kepala DPMPTSP Jember, Isnaini Dwi Susanti, menegaskan bahwa koordinasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan investasi yang masuk ke Jember tidak hanya meningkat dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas.
“Investasi yang masuk harus tepat sasaran, berkelanjutan, memiliki legalitas yang kuat, serta mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam mewujudkan “Jember Baru Jember Maju” melalui investasi yang terarah dan berbasis data.
Rangkaian koordinasi ini akan berlanjut pada Rabu, 29 April 2026 dengan agenda pembahasan aspek pengawasan dan fasilitasi pelaku usaha bersama Direktorat Pengendalian Wilayah IV BKPM.