logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Aliyah Temukan Asa Baru Lewat Ecoprint, Pemkab Jember Siapkan Beasiswa bagi Peserta

  • 10 Juni 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
aliyah-temukan-asa-baru-lewat-ecoprint-pemkab-jember-siapkan-beasiswa-bagi-peserta-20260610

Aliyah Temukan Asa Baru Lewat Ecoprint, Pemkab Jember Siapkan Beasiswa bagi Peserta

JEMBER, 10 JUNI 2026 – Gurat senyum semringah tak dapat disembunyikan dari wajah Aliyah. Remaja asal Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari ini menjadi salah satu dari puluhan anak tidak sekolah (ATS) yang kini menatap masa depan dengan dahi tegak.

Langkahnya mendatangi Pendopo Kecamatan Sumbersari pada Rabu, 10 Juni 2026 menjadi cetak biru perubahan hidupnya setelah mengikuti Pelatihan Ecoprint yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember.

Bagi Aliyah, seni mencetak motif kain menggunakan bahan alam ini bukan sekadar keterampilan baru, melainkan pintu keluar dari labirin keterbatasan ekonomi. Tekniknya yang aplikatif serta ramah modal membuat Aliyah optimistis bisa merintis lini usaha kreatifnya sendiri dari rumah.

"Pengalaman saya di pelatihan ecoprint ini sangat mengesankan. Ilmu yang didapat sangat baik dan bisa digunakan untuk modal membuka usaha sendiri. Apalagi buat anak-anak yang tidak sekolah seperti kami, program ini sangat bagus dan bermanfaat untuk membantu masa depan," ujar Aliyah penuh harap.

Keuntungan yang didapat Aliyah dan rekan-rekannya sesama peserta memang berlipat ganda. Selain diproyeksikan memiliki kemandirian finansial, Pemkab Jember juga menggelar karpet merah bagi seluruh peserta ATS untuk kembali ke bangku sekolah secara gratis. Jaminan beasiswa penuh disiapkan melalui jalur nonformal.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa tujuan utama pelatihan tersebut adalah mendukung penuntasan program wajib belajar di Kabupaten Jember. Melalui program itu, peserta yang sebelumnya putus sekolah tetap didorong untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikannya sesuai jenjang masing-masing.

Menurut Hafid, peserta yang putus sekolah pada tingkat SMP akan diarahkan untuk mengikuti program Pendidikan Nonformal melalui Kejar Paket B. Sementara itu, peserta yang tidak menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA akan difasilitasi hingga lulus melalui program Kejar Paket C.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jember memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan pendidikan para Anak Tidak Sekolah (ATS). Seluruh biaya pendidikan, termasuk jaminan kelayakan studi peserta, ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember.

"Kami berharap para ATS tetap memiliki semangat untuk menyelesaikan jenjang pendidikannya, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan masa depan mereka," ujar Hafid.

Gayung bersambut, komitmen Dispendik langsung diamankan oleh lini bawah. Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, bersama Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, bergerak cepat melakukan penyisiran ulang data ATS agar tidak ada anak yang tercecer dari program ini.

"Kami di tingkat kelurahan sangat mendukung penuh. Kami akan bantu menyisir kembali data ATS di wilayah kami agar jaminan beasiswa Kejar Paket dari Pemkab Jember ini benar-benar tepat sasaran dan menyeluruh," tegas Shierley Aisyah.

Lewat sinergi taktis antara pemberian skill komersial dan jaminan pendidikan berkasta beasiswa ini, Jember optimistis mampu memotong mata rantai kemiskinan sekaligus menekan angka anak putus sekolah di Bumi Pendalungan secara masif. (sar)

Galeri Foto