logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Pakusari

Wujud Pelayanan Inklusif, Tiga Instansi di Pakusari Kolaborasi Hadirkan Layanan Terpadu di Rumah Warga

  • 08 Juli 2026
  • Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
wujud-pelayanan-inklusif-tiga-instansi-di-pakusari-kolaborasi-hadirkan-layanan-terpadu-di-rumah-warga-20260710

Wujud Pelayanan Inklusif, Tiga Instansi di Pakusari Kolaborasi Hadirkan Layanan Terpadu di Rumah Warga

JEMBER, 08 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Pakusari bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Subo dan Puskesmas Pakusari menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif. Melalui aksi kolaborasi lintas sektor, tiga instansi ini mendatangi langsung kediaman Mbah Suwana, seorang lansia rentan di Dusun Gudang Duren, Desa Subo, Kecamatan Pakusari, pada Selasa, 07 Juli 2026.

Langkah proaktif "jemput bola" ini memadukan tiga program strategis sekaligus dalam satu waktu: perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), pemeriksaan kesehatan gratis melalui layanan homecare, serta penyaluran bantuan pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

Aksi cepat ini diinisiasi setelah Pemdes Subo mendeteksi adanya warga rentan yang memiliki keterbatasan fisik dan faktor usia untuk mengakses fasilitas publik secara mandiri. Alur birokrasi yang biasanya harus diurus di beberapa kantor berbeda, kini dipangkas dan didekatkan langsung ke tempat tidur warga.

Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan menegaskan bahwa integrasi pelayanan ini merupakan komitmen untuk menghapus sekat antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, pemenuhan hak dasar warga tidak boleh terhalang oleh prosedur yang kaku.

"Kami tidak ingin ada sekat birokrasi yang memperlambat pelayanan untuk warga, terutama lansia seperti Mbah Suwana. Kehadiran kami hari ini adalah bukti negara hadir langsung di tengah masyarakat. Selain memastikan hak administrasi terpenuhi lewat KTP-el, kami juga menyerahkan bantuan sembako untuk meringankan beban harian beliau," ujar Rifendi di sela-sela kunjungan.

Bersamaan dengan proses administrasi kependudukan, tim medis Puskesmas Pakusari yang dipimpin oleh dr. Wiwik melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh serta memberikan obat-obatan yang diperlukan. Kepemilikan KTP-el ini nantinya akan menjadi pintu masuk utama bagi Mbah Suwana untuk mendapatkan jaminan kesehatan sekunder dan bantuan sosial berkelanjutan dari pemerintah.

Melalui aksi nyata yang memadukan legalitas hukum, jaminan kesehatan, dan jaring pengaman sosial ini, Pemerintah Kecamatan Pakusari berharap model kolaborasi humanis ini dapat terus dipertahankan demi mewujudkan pelayanan yang merata di seluruh wilayah Pakusari. (zal)

Galeri Foto