Gigitan Ular Berujung Luka Parah, Perawatan 3 Bulan Berakhir Sembuh
- 27 Maret 2026
- Dibaca 311 Kali
Bagikan Via:
Gigitan Ular Berujung Luka Parah, Perawatan 3 Bulan Berakhir Sembuh
Lojejer, Jember โ Seorang pasien harus menjalani perawatan intensif setelah mengalami gigitan ular yang tidak segera ditangani secara medis. Pasien diketahui baru mendapatkan penanganan satu hari setelah kejadian, yang kemudian berdampak pada kondisi luka yang semakin parah. Peristiwa tersebut bermula ketika pasien digigit ular yang menurut keterangannya berwarna hijau dengan ekor merah. Namun, setelah kejadian, pasien tidak langsung mendapatkan penanganan medis. Ia baru dibawa ke fasilitas kesehatan sehari setelah gigitan terjadi, saat kondisi luka sudah mulai memburuk.
Awalnya, pasien dibawa ke Klinik Ampel Sehat untuk mendapatkan penanganan pertama. Melihat kondisi luka yang cukup seriusโditandai dengan pembengkakan dan lepuhan yang hampir menyeluruh dari area mata kaki hingga ke bawahโpetugas medis memutuskan untuk merujuk pasien ke rumah sakit. Selanjutnya, pasien dirujuk ke RS Soebandi untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Di rumah sakit, pasien menjalani tindakan medis berupa operasi pada bagian kaki yang terdampak akibat gigitan ular. Tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan jaringan yang lebih luas serta menghindari risiko komplikasi yang lebih serius.
Setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa waktu di rumah sakit, kondisi pasien mulai menunjukkan perbaikan. Namun demikian, proses pemulihan tidak berhenti sampai di situ. Pasien kemudian melanjutkan perawatan secara rutin di Puskesmas Lojejer sebagai bagian dari layanan kesehatan tingkat pertama. Selama kurang lebih tiga bulan, pasien menjalani perawatan lanjutan dengan kontrol setiap tiga hari sekali. Penanganan yang dilakukan meliputi perawatan luka, pemantauan kondisi jaringan, serta pemberian terapi untuk mempercepat proses penyembuhan.
Peran tenaga kesehatan di puskesmas menjadi sangat penting dalam tahap ini, terutama dalam memastikan luka sembuh dengan baik dan tidak menimbulkan infeksi lanjutan. Pendampingan secara rutin juga membantu memantau perkembangan kondisi pasien secara menyeluruh. Melalui sistem rujukan berjenjang yang berjalan dengan baik, pasien akhirnya dapat melewati masa pemulihan hingga dinyatakan sembuh. Kondisi luka yang sebelumnya cukup parah kini telah membaik, dan pasien dapat kembali beraktivitas seperti biasa.