logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Angin Kencang Terjang Lima Desa di Jember, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

  • 09 Maret 2026
  • Dibaca 476 Kali
Bagikan Via:
angin-kencang-terjang-lima-desa-di-jember-puluhan-rumah-rusak-dan-pohon-tumbang-20260309

Angin Kencang Terjang Lima Desa di Jember, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Bencana angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Jumat, 6 Maret 2026 mengakibatkan kerusakan di beberapa kecamatan. Berdasarkan laporan terbaru hingga Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 21.30 WIB, dampak bencana tercatat terjadi di tiga kecamatan yaitu Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas. Secara keseluruhan, terdapat lima desa yang terdampak akibat hujan disertai angin kencang tersebut. Dari hasil pendataan sementara, tercatat 19 rumah mengalami rusak ringan, 4 rumah rusak sedang, dan 1 rumah rusak berat. Selain itu, sebanyak 18 jiwa warga terdampak harus mengungsi sementara dan menumpang di rumah kerabat atau saudara terdekat demi keselamatan.

Wilayah yang paling terdampak berada di Kecamatan Wuluhan, khususnya di Desa Kesilir dan Desa Tanjungrejo. Di Desa Kesilir, angin kencang menyebabkan sekitar 30 pohon tumbang yang sebagian menimpa rumah warga. Sebanyak 13 rumah mengalami kerusakan dengan rincian 11 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, dan 1 rumah rusak berat. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap dapur, kamar, serta beberapa bangunan tambahan seperti kandang ayam dan kamar mandi. Selain rumah warga, fasilitas pendidikan SDN Kesilir 01 juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada bagian atap bangunan sekolah.

Sementara itu di Desa Tanjungrejo, dampak kerusakan juga cukup besar akibat terpaan angin kencang. Di wilayah ini tercatat sekitar 20 pohon tumbang serta 15 gudang tembakau roboh dan sebagian menimpa rumah warga. Terdapat delapan rumah yang terdampak dengan rincian lima rumah rusak ringan dan tiga rumah rusak sedang. Beberapa warga terpaksa meninggalkan rumahnya dan tinggal sementara di rumah tetangga maupun saudara karena kondisi bangunan yang tidak aman untuk ditempati. Selain permukiman warga, tiga fasilitas pendidikan yakni SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, dan SDN Tanjungrejo 06 juga mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan serta papan nama sekolah.

Di wilayah Kecamatan Kencong, dampak angin kencang terjadi di Desa Paseban dan Desa Kraton. Di Desa Paseban, sebuah pohon tumbang menimpa atap rumah milik Abdur Rahim yang dihuni oleh empat jiwa sehingga menyebabkan kerusakan ringan. Dalam kejadian tersebut juga dilaporkan seorang warga bernama Ibu Istiqomah mengalami luka ringan setelah tertimpa genteng yang jatuh dari atap rumah. Sementara itu di Desa Kraton, tepatnya di Dusun Kencong, satu rumah milik Sumarsono juga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang yang terjadi pada sore hari.

Selain dua kecamatan tersebut, kejadian juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Gumukmas tepatnya di Desa Karangrejo. Angin kencang menyebabkan dapur dan kandang milik warga bernama Saiful Bahri yang berada di Dusun Banderejo roboh dan mengalami kerusakan ringan. Meski kerusakan tidak terlalu parah, kejadian tersebut sempat membuat warga sekitar khawatir karena terjadi bersamaan dengan hujan dan angin yang cukup kencang. Total pohon tumbang di seluruh wilayah terdampak mencapai 51 pohon yang sebagian berada di jalan desa dan permukiman warga.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama berbagai unsur terkait segera melakukan penanganan di lapangan. Upaya yang dilakukan antara lain koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, asesmen dampak kerusakan, pemotongan dan evakuasi pohon tumbang, hingga evakuasi ternak milik warga yang terdampak. Selain itu, dilakukan pula kerja bakti bersama masyarakat untuk mengevakuasi gudang tembakau yang roboh dan menimpa rumah warga. BPBD juga telah menyalurkan berbagai bantuan logistik kepada warga terdampak berupa paket kebutuhan pokok, paket sandang, lauk pauk, selimut, terpal, paket lansia, family kit, hingga peralatan masak.

Berdasarkan laporan perkembangan terakhir, kondisi di wilayah terdampak saat ini relatif aman dan terkendali. Seluruh pohon tumbang yang menutup akses jalan desa telah berhasil ditangani sehingga aktivitas lalu lintas masyarakat kembali normal. Namun demikian, masih terdapat beberapa pohon tumbang di halaman rumah warga yang sedang dalam proses pembersihan. Selain itu, proses penanganan gudang tembakau yang roboh dan menimpa rumah warga di Desa Tanjungrejo masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga juga diminta memperhatikan kondisi pohon besar di sekitar rumah yang berpotensi tumbang ketika terjadi angin kencang. Selain itu, BPBD juga merekomendasikan agar instansi terkait seperti Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga terdampak serta melanjutkan distribusi bantuan logistik bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Kencong dan Gumukmas. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan kondisi warga segera kembali normal.

Galeri Foto