Angin Kencang Terjang Tanggul dan Wuluhan, BPBD Jember Lakukan Penanganan dan Salurkan Bantuan
- 30 April 2026
- Dibaca 201 Kali
Bagikan Via:
Angin Kencang Terjang Tanggul dan Wuluhan, BPBD Jember Lakukan Penanganan dan Salurkan Bantuan
JEMBER, 30 APRIL 2026 – Bencana angin kencang yang disertai hujan lebat kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember. Kali ini, dua kecamatan yakni Tanggul dan Wuluhan terdampak peristiwa yang terjadi pada Kamis, 30 April 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan setelah tertimpa pohon tumbang.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, total terdapat empat unit rumah terdampak di dua desa berbeda. Di Kecamatan Tanggul, tepatnya di Desa Darungan, Dusun Jumbatan RT/RW 05/12, tiga rumah warga mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang. Warga terdampak di antaranya Subairi (49), Tina (70), dan Tosan (64), dengan total tujuh jiwa dari tiga kepala keluarga.
Sementara itu, di Kecamatan Wuluhan, tepatnya di Dusun Demangan, Desa Kesilir, satu rumah milik Sugito (57) mengalami kerusakan ringan pada bagian atap kamar, kamar mandi, dan ruang tengah. Kerusakan ini disebabkan oleh kuatnya terpaan angin yang terjadi bersamaan dengan hujan berintensitas tinggi.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember langsung bergerak pada Kamis, 30 April 2026 dengan membagi personel menjadi dua tim untuk mempercepat penanganan di lokasi terdampak. Sejak pukul 10.00 WIB, tim melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat, kaji cepat kondisi kerusakan, serta pemotongan pohon tumbang yang menimpa rumah warga.
Selain penanganan fisik, BPBD juga mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, makanan siap saji, tambahan gizi, selimut, terpal, paket sandang, paket lansia, serta paket kebersihan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga selama masa pemulihan.
Tim Jitupasna juga turut melakukan pendataan kerugian sebagai dasar untuk penanganan lanjutan. Seluruh rangkaian penanganan selesai pada pukul 14.30 WIB, dan kondisi di lapangan dilaporkan sudah aman serta terkendali. Seluruh pohon tumbang yang sempat menghambat aktivitas warga juga telah berhasil dibersihkan.
Salah satu anggota TRC BPBD Jember, Fadli, menyampaikan bahwa respons cepat menjadi kunci dalam meminimalisir dampak bencana. “Kami bergerak secepat mungkin untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat proses pemulihan. Penanganan pohon tumbang menjadi prioritas agar tidak membahayakan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. “Kami mengingatkan masyarakat agar selalu waspada saat hujan disertai angin kencang, serta memastikan kondisi lingkungan sekitar aman dari potensi bahaya seperti pohon tua atau rapuh,” tambahnya.
BPBD Kabupaten Jember melalui Pusdalops akan terus melakukan pemantauan pascakejadian guna memastikan kondisi tetap kondusif. Selain itu, dinas terkait juga direkomendasikan untuk melakukan penanganan lanjutan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
Melalui langkah cepat dan sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisir serta ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana semakin meningkat. (bob)