Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Jember, Puluhan Rumah Rusak dan 50 Pohon Tumbang
- 09 Maret 2026
- Dibaca 351 Kali
Bagikan Via:
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Jember, Puluhan Rumah Rusak dan 50 Pohon Tumbang
Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa ini terjadi di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas. Hujan yang disertai angin kencang mengakibatkan berbagai kerusakan di permukiman warga, fasilitas pendidikan, serta menyebabkan banyak pohon tumbang di beberapa titik. Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Jember, tercatat sedikitnya 50 pohon tumbang, 2 rumah mengalami rusak sedang, dan 17 rumah mengalami rusak ringan akibat kejadian tersebut.
Dampak paling banyak terjadi di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan. Di wilayah ini tercatat sekitar 30 pohon tumbang yang sebagian menimpa rumah warga dan akses jalan desa. Selain itu, sebanyak 12 rumah warga mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap dapur dan kamar akibat tertimpa ranting maupun pohon yang roboh. Warga yang terdampak berasal dari beberapa dusun seperti Dusun Demangan dan Dusun Krajan. Selain rumah warga, fasilitas pendidikan berupa SD Kesilir 01 juga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap bangunan sekolah.
Sementara itu di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan, dampak kerusakan juga cukup signifikan. Sebanyak 20 pohon tumbang serta 15 gudang tembakau dilaporkan roboh akibat terpaan angin kencang. Kerusakan juga menimpa lima rumah warga dengan rincian dua rumah mengalami rusak sedang dan tiga rumah rusak ringan. Beberapa warga yang rumahnya mengalami kerusakan terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat maupun tetangga terdekat demi keselamatan. Selain itu, tiga fasilitas pendidikan di wilayah tersebut yakni SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, dan SDN Tanjungrejo 06 juga mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan dan papan sekolah.
Selain di Kecamatan Wuluhan, kejadian serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Kencong dan Gumukmas. Di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, sebuah pohon tumbang menimpa atap rumah milik warga bernama Abdur Rahim yang dihuni oleh empat jiwa sehingga menyebabkan kerusakan ringan. Dalam kejadian tersebut juga dilaporkan satu warga, Ibu Istiqomah, mengalami luka ringan akibat tertimpa genteng yang jatuh dari atap rumah. Sementara itu di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, angin kencang menyebabkan dapur dan kandang milik Saiful Bahri yang berada di Dusun Banderejo roboh dan mengalami kerusakan ringan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait segera melakukan berbagai upaya penanganan di lapangan. Langkah yang dilakukan antara lain koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat, pelaksanaan asesmen kerusakan, pemotongan serta evakuasi pohon tumbang, hingga evakuasi ternak milik warga yang terdampak. Selain itu, Camat Wuluhan juga memberikan bantuan santunan kepada 18 jiwa warga yang sementara waktu harus mengungsi dan menumpang di rumah kerabat. Hingga malam hari, penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga telah mencapai sekitar 80 persen dan aktivitas lalu lintas di jalan desa sudah kembali normal.
Meski sebagian besar penanganan telah dilakukan, masih terdapat beberapa kendala di lapangan, terutama di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan. Salah satu gudang tembakau yang roboh dilaporkan masih bergerak dan berpotensi menimpa rumah warga di sekitarnya sehingga membahayakan keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan bantuan alat berat seperti crane atau skylift untuk membantu proses penanganan dan pengamanan bangunan tersebut. BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan agar dinas terkait membantu proses kerja bakti lanjutan, distribusi logistik bagi warga terdampak, serta pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memperhatikan kondisi pohon-pohon yang rawan tumbang di sekitar permukiman.