logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Antisipasi Banjir, Tim URC DPUPR Jember Bersihkan Sedimen dan Sampah di Tanggul Kulon

  • 03 April 2026
  • Dibaca 198 Kali
Bagikan Via:
antisipasi-banjir-tim-urc-dpupr-jember-bersihkan-sedimen-dan-sampah-di-tanggul-kulon-20260404

Antisipasi Banjir, Tim URC DPUPR Jember Bersihkan Sedimen dan Sampah di Tanggul Kulon

JEMBER, 03 APRIL 2026 – Permasalahan banjir lokal yang kerap terjadi di Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, ternyata tidak lepas dari kebiasaan membuang sampah sembarangan ke dalam saluran drainase. Dampaknya pun nyata, setiap kali hujan dengan intensitas tinggi turun, air meluap hingga menggenangi badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Kondisi ini mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk turun langsung melakukan pembersihan sedimentasi dan sampah di saluran irigasi setempat. Menariknya, kegiatan tersebut dilakukan lebih awal dari jadwal rutin sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi lapangan yang dinilai sudah mendesak.

Ketua Tim URC DPUPR Kabupaten Jember, Ahmad Husairi, yang ditemui di lokasi kegiatan menjelaskan bahwa selama ini wilayah tersebut memang menjadi titik rawan luapan air. Setiap hujan deras turun, saluran tidak mampu menampung debit air secara maksimal akibat adanya penyumbatan dan pendangkalan.

“Pembersihan dilakukan karena di daerah tersebut selama ini terpantau setiap hujan turun pasti air meluber ke jalan. Maka dari itu, tim URC DPUPR Kabupaten Jember melakukan kegiatan pembersihan saluran irigasi di Desa Tanggul Kulon ini,” ujarnya, Jumat 03 April 2026.

Dari hasil pembersihan yang dilakukan, tim menemukan berbagai material yang menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air. Selain sedimentasi berupa pasir yang menumpuk di dasar saluran, terdapat pula sampah rumah tangga seperti limbah lemak dan sampah padat lainnya yang dibuang langsung ke dalam drainase.

Penumpukan material tersebut menyebabkan aliran air menjadi tidak lancar dan mempercepat terjadinya pendangkalan. Akibatnya, ketika hujan turun dengan debit tinggi, saluran tidak mampu lagi menampung air sehingga meluap ke permukaan jalan.

Dalam proses pembersihan, tim URC harus bekerja ekstra untuk mengangkat endapan dan sampah yang sudah menumpuk cukup lama. Meski demikian, kegiatan ini dilakukan secara maksimal guna mengembalikan fungsi saluran agar dapat bekerja optimal dalam mengalirkan air.

DPUPR Kabupaten Jember pun menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam saluran air.

“Kami mengimbau kepada warga, kalau bisa jangan membuang sampah ke saluran irigasi. Buanglah sampah pada tempatnya agar saluran tetap berfungsi dengan baik dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegas Ahmad Husairi.

Melalui langkah cepat ini, diharapkan permasalahan genangan air di Desa Tanggul Kulon dapat diminimalisir. Pemerintah juga berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga kejadian banjir akibat saluran tersumbat tidak terus berulang setiap musim hujan tiba. (and)

Galeri Foto