Antrean BBM Mengular, Gus Fawait Instruksikan Jajaran Turun Bantu Warga
- 09 September 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Antrean BBM Mengular, Gus Fawait Instruksikan Jajaran Turun Bantu Warga
JEMBER, 09 SEPTEMBER 2026 – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember dalam dua hari terakhir menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jember. Kondisi distribusi BBM yang mengalami kendala membuat masyarakat harus mengantre lebih lama untuk mendapatkan bahan bakar.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, M.Sc. atau yang akrab disapa Gus Fawait menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk turun langsung membantu masyarakat di titik-titik SPBU.
Instruksi tersebut tidak hanya diarahkan untuk membantu mengurai antrean, tetapi juga memastikan masyarakat yang harus menunggu mendapatkan perhatian selama berada di lokasi.
Salah satu bentuk kepedulian yang dilakukan jajaran Pemkab Jember adalah membagikan air minum kepada masyarakat yang sedang mengantre BBM.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember turut mengambil bagian dalam gerakan tersebut. Pada Rabu, 09 September 2026, staf DPMD ditugaskan membantu pelayanan masyarakat di sejumlah SPBU, di antaranya SPBU Sabtuan, SPBU Ahmad Yani dan SPBU Kranjingan.
Kepala DPMD Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si mengatakan keterlibatan jajaran pemerintah daerah merupakan bentuk respons cepat terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat.
“Ketika masyarakat mengalami kesulitan, pemerintah harus hadir. Antrean BBM yang cukup panjang dalam dua hari ini tentu membuat masyarakat harus menunggu lebih lama. Karena itu, kami mengikuti instruksi Bupati untuk turun langsung membantu warga,” ujarnya.
Menurutnya, pembagian air minum memang terlihat sederhana. Namun, di tengah kondisi masyarakat yang harus berdiri atau menunggu dalam antrean cukup panjang, langkah tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada warga.
“Air minum ini sederhana, tetapi mudah-mudahan bisa sedikit membantu masyarakat yang sedang antre. Yang paling penting adalah masyarakat merasakan bahwa pemerintah hadir bersama mereka ketika menghadapi kesulitan,” jelasnya.
Selain membagikan air minum, petugas juga membantu mengurai antrean agar situasi di sekitar SPBU tetap tertib dan tidak menimbulkan kepadatan yang semakin parah.
Djamil menambahkan, sinergi lintas perangkat daerah menjadi penting dalam menghadapi situasi yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Pemkab Jember menegaskan bahwa kehadiran jajaran pemerintah di lapangan merupakan bagian dari komitmen untuk merespons persoalan masyarakat secara cepat. Pemerintah tidak ingin warga menghadapi kesulitan sendirian, terlebih ketika persoalan tersebut menyangkut kebutuhan dasar dan mobilitas sehari-hari.
Dengan semangat gotong royong, jajaran Pemkab Jember terus melakukan pemantauan dan membantu masyarakat hingga kondisi pelayanan BBM kembali berjalan lebih baik. (ach)