Apel dan Pembinaan, Camat Rambipuji Tekankan Profesionalisme Perangkat Desa dan Tertib Administrasi
- 06 April 2026
- Dibaca 453 Kali
Bagikan Via:
Apel dan Pembinaan, Camat Rambipuji Tekankan Profesionalisme Perangkat Desa dan Tertib Administrasi
JEMBER, 06 APRIL 2026 - Suasana halaman Kantor Desa Nogosari tampak berbeda pada Senin pagi, 06 April 2026. Ratusan perangkat desa dari seluruh penjuru Kecamatan Rambipuji berkumpul dalam barisan yang rapi, menunjukkan semangat soliditas dalam kegiatan Apel Besar dan Pembinaan Kapasitas Perangkat Desa.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum strategis untuk menyelaraskan langkah antara Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa. Dipimpin langsung oleh Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, apel ini dihadiri oleh jajaran Sekretaris Kecamatan hingga para Kepala Seksi, serta diikuti oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, hingga Ketua RT/RW se-Kecamatan Rambipuji.
Dalam amanatnya, Camat Roni memberikan penekanan khusus pada proses pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Beliau menginstruksikan agar seluruh tahapan wajib berpijak pada Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2018.
"Proses pengisian BPD harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Kita ingin BPD yang terbentuk benar-benar representatif dan mampu menjalankan fungsi pengawasan serta menyerap aspirasi masyarakat dengan baik," tegas Roni Herman Baza.
Langkah ini diambil demi menjaga akuntabilitas dan memastikan BPD dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membangun wilayah.
Sektor pendapatan daerah juga menjadi sorotan utama. Camat Roni mendorong para Kepala Dusun (Kasun) untuk lebih proaktif dalam melakukan penagihan pajak. Namun, beliau menggarisbawahi bahwa tugas Kasun bukan sekadar menagih, melainkan juga mengedukasi.
"Kasun adalah ujung tombak. Berikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pajak yang mereka bayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik," tambahnya.
Terkait ketertiban data kependudukan, peran Ketua RT dan RW disebut sebagai kunci utama. Camat Roni mengingatkan pentingnya pelaporan peristiwa kematian warga secara cepat guna menghindari potensi data ganda atau ketidaksesuaian administrasi di masa depan.
"RT dan RW harus sigap. Jika ada warga yang meninggal dunia, segera laporkan ke desa agar validitas data kependudukan kita tetap terjaga," pesannya.
Kepala Desa Nogosari, Esa Hosada, selaku tuan rumah, menyambut baik inisiatif pembinaan terpadu ini. Ia berharap koordinasi yang intensif ini menjadi bekal bagi seluruh perangkat desa untuk meningkatkan kualitas layanan.
"Kami bangga Desa Nogosari dipercaya sebagai pusat kegiatan. Semoga arahan ini menjadi motivasi bagi kami semua untuk bekerja lebih profesional dalam melayani masyarakat," ujar Esa.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi ringan dan ramah tamah yang mempererat hubungan antarelemen pemerintahan. Dengan semangat kolaborasi ini, Kecamatan Rambipuji optimis mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang kuat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga. (sai)