logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

Apel Pagi Dispendik Jember: Legalisir Dipermudah, Persiapan TKA dan SPMB Jadi Prioritas

  • 30 Maret 2026
  • Dibaca 183 Kali
Bagikan Via:
apel-pagi-dispendik-jember-legalisir-dipermudah-persiapan-tka-dan-spmb-jadi-prioritas-20260331

Apel Pagi Dispendik Jember: Legalisir Dipermudah, Persiapan TKA dan SPMB Jadi Prioritas

JEMBER, 30 MARET 2026 - Suasana halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Jember tampak berbeda dari biasanya pada Senin pagi, 30 Maret 2026. Seluruh staf Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember berkumpul rapi mengikuti apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Dispendik Jember, Arief Tjahyono.

Apel ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyampaikan sejumlah kebijakan strategis, khususnya terkait pelayanan publik dan agenda pendidikan ke depan.

Sejak pukul 07.00 WIB, para pegawai sudah mulai memadati halaman kantor dengan mengenakan seragam dinas. Barisan tersusun tertib, mencerminkan kedisiplinan dan kesiapan dalam menjalankan tugas. Apel pagi tersebut tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sarana komunikasi langsung antara pimpinan dan seluruh jajaran.

Dalam amanatnya, Arief Tjahyono menegaskan komitmen Dispendik Jember untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah kemudahan dalam proses legalisir ijazah. Ia menyampaikan bahwa pelayanan legalisir kini harus semakin cepat, mudah, dan transparan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mengurus legalisir ijazah. Prosesnya harus dipermudah tanpa mengurangi ketelitian administrasi. Ini bagian dari komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujar Arief di hadapan peserta apel.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh para pegawai yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan administrasi pendidikan. Kemudahan legalisir diharapkan mampu mengurangi antrean panjang sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat yang datang ke kantor Dispendik.

Selain menyoroti pelayanan legalisir, Arief Tjahyono juga menekankan pentingnya persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang akan segera berlangsung. Menurutnya, dua agenda ini merupakan titik krusial dalam kalender pendidikan yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh jajaran.

“Persiapan TKA dan SPMB harus menjadi perhatian kita bersama. Pastikan semua berjalan sesuai prosedur, transparan, dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh staf bekerja secara profesional dan menjaga integritas dalam setiap tahapan pelaksanaan. Hal ini penting untuk memastikan kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di Kabupaten Jember tetap terjaga.

Dalam apel tersebut, Arief turut mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan sinergi dan komunikasi antarbidang. Ia menilai bahwa keberhasilan program pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada kerja sama tim yang solid.

“Tidak bisa kita bekerja sendiri-sendiri. Semua harus saling mendukung, saling menguatkan, dan berkoordinasi dengan baik. Dengan begitu, setiap program yang kita jalankan bisa mencapai hasil maksimal,” tegasnya.

Suasana apel berlangsung dengan khidmat namun tetap penuh semangat. Para peserta terlihat menyimak setiap arahan dengan serius. Beberapa kepala bidang bahkan tampak mencatat poin-poin penting yang disampaikan sebagai bahan tindak lanjut di unit kerja masing-masing.

Kegiatan apel pagi ini juga menjadi refleksi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan disiplin dan etos kerja. Di tengah berbagai tantangan dalam dunia pendidikan, Dispendik Jember dituntut untuk tetap adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Di akhir amanatnya, Arief Tjahyono berharap seluruh jajaran dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjaga nama baik institusi. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik yang prima adalah wajah dari pemerintah daerah di mata masyarakat.

Apel pagi kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar seluruh tugas dan tanggung jawab yang diemban dapat berjalan dengan lancar. Setelah apel selesai, para pegawai kembali ke unit kerja masing-masing untuk melanjutkan aktivitas pelayanan. (hz)

Galeri Foto