Mantan PMI Bagikan Pengalaman, Sosialisasi Migrasi Aman di Pontang Disambut Antusias Warga
- 03 Juni 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Mantan PMI Bagikan Pengalaman, Sosialisasi Migrasi Aman di Pontang Disambut Antusias Warga
JEMBER, 03 JUNI 2026 – Kegiatan Sosialisasi Migrasi Aman Bekerja ke Luar Negeri yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember di Balai Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Rabu 03 Juni 2026, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain memberikan informasi mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara resmi, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman bagi para mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Imigrasi Jember, BP3MI Jawa Timur, dan Migrant Care Jember tersebut diikuti oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, calon PMI, keluarga PMI, serta mantan PMI yang ingin memperdalam pengetahuan mengenai migrasi aman.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai informasi terkait prosedur keberangkatan, dokumen yang harus dipersiapkan, perlindungan hukum bagi PMI, hak dan kewajiban pekerja migran, hingga berbagai risiko yang dapat muncul apabila bekerja ke luar negeri secara nonprosedural.
Salah satu peserta yang merupakan mantan PMI, Suliana, mengaku kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sebelum memutuskan bekerja ke luar negeri.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami seluruh tahapan dan prosedur yang harus dilalui agar dapat bekerja secara aman dan memperoleh perlindungan dari pemerintah.
"Saya pernah merasakan langsung bekerja di luar negeri. Karena itu saya memahami betapa pentingnya informasi dan pemahaman sebelum berangkat. Melalui sosialisasi seperti ini, masyarakat bisa mengetahui prosedur yang benar sehingga tidak mudah tergiur oleh tawaran kerja yang tidak jelas dan berpotensi merugikan," ujar Suliana.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan hingga ke tingkat desa karena dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar mengenai pekerjaan di luar negeri.
"Bekerja ke luar negeri memang bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi harus dilakukan melalui jalur resmi. Dengan berangkat secara prosedural, kita mendapatkan perlindungan, kepastian kerja, dan pendampingan apabila terjadi permasalahan di negara penempatan," tambahnya.
Suliana menilai peran pemerintah, perangkat desa, serta organisasi pendamping PMI sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami risiko dan peluang bekerja di luar negeri.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait prosedur migrasi aman. Antusiasme tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya bekerja ke luar negeri secara legal dan sesuai ketentuan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Jember dapat menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan untuk bekerja ke luar negeri, sekaligus memahami pentingnya pelindungan yang diberikan melalui mekanisme penempatan resmi.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Tenaga Kerja terus berkomitmen memperkuat edukasi migrasi aman guna menciptakan PMI yang profesional, terlindungi, dan mampu membawa manfaat ekonomi bagi keluarga serta daerah asalnya. (awh)