Bahas Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat, 79 Kader Posyandu Sumbersari Ikuti Pertemuan Rutin
- 01 Mei 2026
- Dibaca 129 Kali
Bagikan Via:
Bahas Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat, 79 Kader Posyandu Sumbersari Ikuti Pertemuan Rutin
JEMBER, 1 MEI 2026 – Sebanyak 79 kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, mengikuti pertemuan rutin yang digelar di Pendopo Kelurahan Sumbersari, Kamis 30 April 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi wadah konsolidasi sekaligus peningkatan kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Pertemuan dihadiri tenaga medis, Lurah Sumbersari Bhatara Pragusta, ST, perwakilan Kasi PMKS, serta istri Lurah dan Ketua TP PKK Sumbersari. Para kader tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan secara bergantian oleh para narasumber.
Lurah Sumbersari Bhatara Pragusta, ST, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran kader posyandu dalam mendukung program kesehatan pemerintah, khususnya pencegahan stunting, peningkatan gizi balita, serta pemantauan kesehatan ibu dan anak.
“Kader posyandu adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Keberadaan panjenengan semua sangat menentukan keberhasilan program kesehatan di tingkat kelurahan,” ujar Bhatara Pragusta. Ia mengapresiasi kehadiran 79 kader sebagai bentuk komitmen bersama dan menilai pertemuan rutin ini sebagai sarana pembelajaran sekaligus koordinasi.
Bidan Anastasya dari Puskesmas Sumbersari menyampaikan materi tentang peran kader dalam edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kader posyandu diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, terutama dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat,” katanya.
Sementara itu, Vergi dari Puskesmas Sumbersari, membahas penguatan administrasi posyandu. Ia menekankan bahwa pencatatan dan pelaporan yang tertib menjadi kunci evaluasi dan perencanaan program ke depan. Pembicara lain, Hilman (Puskesmas Sumbersari) menyoroti pentingnya kolaborasi antarpihak saat menghadapi kebencanaan darurat, sementara Ike Savarina (istri Lurah Sumbersari) menekankan pelayanan humanis dan ramah kepada ibu dan balita agar masyarakat lebih nyaman datang ke posyandu.
Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Sumbersari, Dwiyanti Deni, dalam arahannya menyatakan bahwa posyandu memiliki peran strategis dalam pembangunan kesehatan kecamatan. “Peran kader posyandu sangat vital dalam mendukung program pemerintah, terutama menurunkan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya. Ia berharap pertemuan rutin ini terus dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi kader.
Dari sisi teknis kesehatan, materi disampaikan mengenai imunisasi campak (termasuk ITAS Campak pertama), gejala dan komplikasi campak, assessment kader tahunan, Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta kewajiban memiliki NIK dan BPJS bagi ibu hamil dan balita stunting. Untuk lansia, pada bulan April disediakan pemeriksaan gula darah gratis disertai pengisian form PKG.
Dalam sesi diskusi, para kader menyampaikan berbagai kendala di lapangan, seperti keterbatasan sarana prasarana dan partisipasi masyarakat. Pihak kelurahan dan kecamatan berkomitmen memberikan dukungan fasilitasi dan pembinaan.
Pertemuan ditutup dengan sesi tanya jawab dan penegasan komitmen bersama. Diharapkan, para kader dapat mengimplementasikan semua materi dalam pelayanan sehari-hari, sehingga layanan kesehatan di Kelurahan Sumbersari semakin optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (dan)