Koordinasi Pendataan Peternakan dan Monitoring IB di Jember, DKPPP Dorong Validitas Data dan Penguatan Kelompok Ternak
- 14 Mei 2026
- Dibaca 98 Kali
Bagikan Via:
Koordinasi Pendataan Peternakan dan Monitoring IB di Jember, DKPPP Dorong Validitas Data dan Penguatan Kelompok Ternak
JEMBER, 14 MEI 2026 - Kegiatan koordinasi pendataan peternakan dan monitoring evaluasi (monev) laporan Inseminasi Buatan (IB) dilaksanakan oleh Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Puskeswan Kalisat, Puskeswan Sukowono, serta Kelompok Ternak Papaya Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono.
Hadir dalam kegiatan tersebut tim Bidang Peternakan DKPPP Kabupaten Jember bersama petugas Puskeswan Kalisat, Puskeswan Sukowono, serta Penyuluh Pertanian BPP Sumberjambe. Koordinasi ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan ketertiban administrasi dan validitas data peternakan di wilayah kerja masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, petugas Puskeswan menyampaikan komitmen untuk terus melakukan pembaruan data secara tepat waktu agar data peternakan dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan program serta pengambilan kebijakan yang tepat sasaran. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap pelaporan kegiatan IB yang selama ini berjalan.
“Pelaporan kegiatan IB sejauh ini sudah berjalan cukup baik, namun masih perlu peningkatan ketepatan waktu input laporan agar data yang dihasilkan lebih akurat dan mudah dipantau,” ujar Tri Wahyu Birawandi dari Bidang Peternakan DKPPP Kabupaten Jember saat kegiatan berlangsung.
Tim juga memberikan arahan terkait tata cara pengisian laporan yang benar, ketepatan waktu penyampaian laporan, serta pentingnya sinkronisasi data antara petugas inseminator dan administrasi Puskeswan agar data pelayanan IB lebih optimal dan dapat digunakan sebagai dasar evaluasi program peternakan.
Selain kegiatan koordinasi dan evaluasi, tim DKPPP turut melakukan pendampingan administrasi kepada Kelompok Ternak Papaya. Pendampingan ini bertujuan memperkuat legalitas kelompok sebagai syarat pendukung dalam pengajuan program bantuan maupun kegiatan pembinaan dari pemerintah.
Kegiatan tersebut juga didampingi oleh tim BPP Sumberjambe dalam rangka fasilitasi pendaftaran kelompok ke aplikasi Simluhtan sebagai bagian dari penguatan data kelembagaan petani dan peternak. Kelompok Ternak Papaya juga berencana mengajukan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di DKPPP Kabupaten Jember serta mengusulkan pembinaan pengolahan pakan ternak melalui pendampingan Puskeswan Sukowono.
“Administrasi kelompok yang tertib menjadi salah satu kunci agar kelompok ternak dapat lebih mudah memperoleh akses pembinaan dan dukungan program pemerintah,” tambah drh. Lian Candra dari Puskeswan Sukowono.
Demikian kegiatan koordinasi dan pendampingan dilaksanakan sebagai bentuk komitmen DKPPP Kabupaten Jember dalam memperkuat tata kelola data peternakan serta mendukung pengembangan kelembagaan kelompok ternak di wilayah Kabupaten Jember. (div)