Langkah Kecil, Harapan Besar: Kolaborasi Lintas Sektor Jaga Kesehatan Warga Mangli
- 10 Februari 2026
- Dibaca 212 Kali
Bagikan Via:
Langkah Kecil, Harapan Besar: Kolaborasi Lintas Sektor Jaga Kesehatan Warga Mangli
PPID.JEMBER — Jumat menjelang siang, 6 Februari 2026, menjadi momen penting bagi beberapa keluarga di Kelurahan Mangli. Suasana hangat menyelimuti rombongan kecil yang melangkah menyusuri pemukiman warga. Mereka bukan sekadar datang untuk berkunjung, melainkan membawa misi besar: memastikan tidak ada ibu hamil dan balita yang berjuang sendirian dalam urusan kesehatan.
Kegiatan ini merupakan langkah kolaboratif nyata antara Pemerintah Kecamatan Kaliwates, Kelurahan Mangli, dan UPTD Puskesmas Mangli. Kehadiran para pemangku kebijakan secara langsung di lapangan menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya terkait tumbuh kembang anak dan keselamatan ibu hamil, menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditunda.
Kunjungan ini berfokus pada pemantauan kesehatan berkala pasca-kegiatan Posyandu. Sasarannya adalah balita yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang, serta ibu hamil dengan kategori Risiko Tinggi (Risti) dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Bagi pemerintah setempat, data di atas kertas dari Posyandu harus divalidasi dengan sentuhan langsung untuk memahami kendala yang dihadapi warga di lapangan.
Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho, memimpin langsung rombongan ini. Beliau didampingi oleh Lurah Mangli, M. Musthabiq Dzikril Malik, serta Kasi PMKS, Sri Astutik. Kehadiran mereka memberikan dukungan moral bagi keluarga yang dikunjungi. Di sisi medis, Kepala UPTD Puskesmas Mangli, dr. Vivi Agus Setya Ningrum, turun tangan untuk melakukan pemeriksaan singkat sekaligus memberikan edukasi kesehatan yang mudah dipahami.
Dalam setiap kunjungan, percakapan mengalir dengan santai namun berisi. dr. Vivi memberikan arahan mengenai asupan gizi yang tepat bagi ibu hamil KEK agar risiko saat persalinan dapat diminimalisir. Sementara itu, bagi orang tua dengan balita yang tumbuh kembangnya sedikit terlambat, tim memberikan semangat serta tips stimulasi yang bisa dilakukan di rumah.
Kegiatan ini menegaskan bahwa penanganan stunting dan pemantauan ibu hamil risiko tinggi memerlukan kerja sama yang padu. Kelurahan sebagai garda terdepan, Kecamatan sebagai koordinator wilayah, dan Puskesmas sebagai penyedia layanan kesehatan harus berjalan beriringan.
Harapannya, melalui kunjungan berkala yang dilakukan secara kolaboratif ini, setiap balita di Mangli dapat tumbuh dengan optimal dan setiap ibu hamil dapat menjalani masa kehamilan hingga persalinan dengan sehat dan selamat. Langkah-langkah kecil seperti kunjungan Jumat pagi ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi masa depan yang lebih kuat dan berkualitas.