logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

DPUPR Jember Libatkan McDonald’s dan Hotel Bandung Permai Atasi Genangan di Jalan Hayam Wuruk

  • 20 Mei 2026
  • Dibaca 187 Kali
Bagikan Via:
dpupr-jember-libatkan-mcdonalds-dan-hotel-bandung-permai-atasi-genangan-di-jalan-hayam-wuruk-20260520

DPUPR Jember Libatkan McDonald’s dan Hotel Bandung Permai Atasi Genangan di Jalan Hayam Wuruk

JEMBER, 20 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember bergerak cepat menangani persoalan genangan air yang kerap terjadi di Jalan Hayam Wuruk, tepatnya di area antara McDonald’s dan Hotel Bandung Permai. Penanganan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dan tinjau lapangan yang dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sebagai perwakilan Kementerian PUPR, DPUPR Kabupaten Jember, Camat Kaliwates, Lurah Sempusari, perwakilan McDonald’s, perwakilan Hotel Bandung Permai, serta sejumlah pejabat teknis terkait.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Bina Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA DPUPR Kabupaten Jember, Dai Agus Muttaqin, S.T., M.T., bersama Kepala Bidang Irigasi. Hadir pula Didit Supriyono, Jabatan Fungsional (Jabfung) SDA Ahli Muda DPUPR Jember, Ketua Korsda Rambipuji Mohamad Yasin, dan pihak terkait lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, DPUPR Jember menyampaikan bahwa pemasangan pintu air pada saluran drainase di lokasi genangan telah selesai dilaksanakan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pengendalian debit air guna mencegah luapan saat curah hujan tinggi.

Jabfung SDA Ahli Muda DPUPR Jember, Didit Supriyono, menjelaskan bahwa salah satu penyebab genangan di kawasan Jalan Hayam Wuruk adalah adanya perubahan fungsi saluran irigasi Karangwaru menjadi saluran drainase ketika musim penghujan tiba.

“Genangan yang terjadi di Jalan Hayam Wuruk tepatnya di depan Hotel Bandung Permai salah satu penyebabnya adalah alih fungsi saluran irigasi Karangwaru menjadi saluran drainase saat musim penghujan. Sehingga perlu adanya rekayasa penyebaran air agar saluran tersebut tidak mengalami over kapasitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui Bidang Sumber Daya Air, DPUPR Jember telah memasang pintu pengendali banjir agar aliran air dapat diurai dan tidak menimbulkan titik-titik genangan saat hujan lebat.

“Harapannya air bisa terurai dan tidak menyebabkan simpul-simpul genangan ketika terjadi hujan deras,” tambahnya.

Tidak hanya itu, selepas pemasangan pintu pengendali banjir tersebut, DPUPR Jember juga mengajak seluruh pihak yang berada di sekitar lokasi genangan untuk ikut berperan aktif dalam pengoperasian pintu air.

Menurut Didit, keterlibatan masyarakat dan pihak sekitar sangat dibutuhkan mengingat keterbatasan jumlah petugas lapangan dari DPUPR.

“Setelah pintu pengendali terpasang, kami mengajak pihak-pihak yang terdampak dan berada dekat lokasi untuk bersama-sama mengoperasikan pintu air, baik membuka maupun menutup saat debit air mulai tinggi atau meluap ke jalan raya,” jelasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, instansi teknis, dan pihak swasta, diharapkan persoalan genangan di kawasan Jalan Hayam Wuruk dapat segera teratasi sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman, terutama saat musim penghujan.

Galeri Foto