logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

BAKESBANGPOL KABUPATEN JEMBER HADIRI LAUNCHING JAWA TIMUR BERSINAR

  • 19 Februari 2026
  • Dibaca 324 Kali
Bagikan Via:
bakesbangpol-kabupaten-jember-hadiri-launching-jawa-timur-bersinar-20260219

BAKESBANGPOL KABUPATEN JEMBER HADIRI LAUNCHING JAWA TIMUR BERSINAR

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jember menghadiri kegiatan Launching Jawa Timur Bersinar (Bersih Narkoba) yang diselenggarakan di Gedung Balai Pemuda Surabaya pada tanggal 13 Februari yang lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Jawa Timur.

Dalam acara tersebut selain dihadiri oleh  Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si, hadir pula Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd,  Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Komjen Pol. Sayudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si,  Forkopimda Provinsi Jawa Timur, seluruh Kepala Bakesbangpol Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Kepala BNNK se-Jawa Timur, Satgas P4GN 20 Kabupaten/Kota, pelajar, serta relawan anti narkoba.
Kabupaten Jember hadir berdasarkan Surat Tugas Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, yang diikuti oleh unsur Sekretariat, Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Ormas, serta perwakilan OPD terkait.
POKOK ARAHAN STRATEGIS

Dalam arahannya, Gubernur Jawa Timur menegaskan bahwa ancaman narkoba telah berkembang dari sekadar penyalahgunaan menjadi produksi skala rumah tangga (home industry) di beberapa wilayah. Pemerintah Daerah diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan sejak dini.
Menteri Desa dan PDT RI menyampaikan bahwa Dana Desa dapat dimanfaatkan untuk mendukung Program Desa Bersinar, termasuk untuk kegiatan penyuluhan dan pembentukan relawan/agen pemulihan desa.
Kepala BNN RI menekankan pendekatan Restorative Justice, di mana korban penyalahgunaan narkoba harus dipulihkan melalui rehabilitasi, bukan semata-mata dipidana. Peran Satgas dan relawan menjadi kunci dalam pendekatan human-centered tersebut.
MATERI STRATEGIS
Disampaikan bahwa prevalensi penyalahgunaan narkoba secara nasional mencapai 2,11% atau sekitar 4,1 juta jiwa. Jawa Timur termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi karena faktor geografis dan jalur distribusi.
Target Tahun 2026 ditetapkan pembentukan 380 Desa Bersinar baru, dengan minimal 10 desa per kabupaten/kota. Program ini diperkuat melalui 5 pilar utama: Pencegahan, Pemulihan, Pemberdayaan, Ketahanan, dan Kolaborasi.
Penguatan basis data terpadu juga menjadi perhatian, melalui koordinasi dengan instansi vertikal seperti Polri, Kejaksaan, dan TNI, guna memastikan kebijakan berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
KOMITMEN KABUPATEN JEMBER
Sebagai tindak lanjut, Bakesbangpol Kabupaten Jember akan: Mengintegrasikan materi P4GN dalam forum-forum kegiatan di Bakesbangpol.
Berkoordinasi dengan OPD terkait dalam penyusunan tata kelola relawan, serta mendukung pemanfaatan Dana Desa untuk kegiatan P4GN sesuai regulasi, serta melakukan pemetaan desa rawan sebagai dasar pembentukan Desa Bersinar.
Melalui sinergi lintas sektor, diharapkan Kabupaten Jember dapat turut berkontribusi aktif dalam mewujudkan Jawa Timur Bersih Narkoba dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Galeri Foto