Banjir Lumpur Terjang Permukiman di Jelbuk Jember, Dua Rumah Warga Sempat Terendam
- 09 Maret 2026
- Dibaca 239 Kali
Bagikan Via:
Banjir Lumpur Terjang Permukiman di Jelbuk Jember, Dua Rumah Warga Sempat Terendam
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember pada Sabtu, 7 Maret 2026 menyebabkan banjir berlumpur di Dusun Pakel, Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung selama kurang lebih empat jam. Luapan air dari Sungai Pakel membawa lumpur, gelondongan kayu, serta berbagai material lainnya hingga masuk ke permukiman warga. Akibat kejadian tersebut, dua rumah warga dilaporkan terdampak dan sempat terendam lumpur dengan ketebalan sekitar 40 sentimeter.
Rumah yang terdampak banjir tersebut milik dua warga setempat yaitu Edul Hatib (59) yang tinggal bersama dua anggota keluarganya serta Masir (67) yang tinggal bersama lima anggota keluarga, termasuk seorang balita berusia delapan bulan. Material lumpur yang terbawa arus sungai masuk ke dalam rumah dan halaman sehingga mengganggu aktivitas penghuni rumah. Beruntung, dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, warga sempat mengalami kesulitan membersihkan material lumpur yang cukup tebal serta potongan kayu yang terbawa arus banjir.
Informasi mengenai kejadian banjir tersebut diterima oleh petugas pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari BPBD Kabupaten Jember segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen kondisi serta membantu proses penanganan di lapangan. Tim juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga setempat untuk melakukan kerja bakti membersihkan lumpur serta material kayu yang terbawa banjir. Selain itu, petugas juga melakukan pemotongan gelondongan kayu yang terbawa arus sungai agar tidak menghambat proses pembersihan rumah warga.
Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong antara tim BPBD, perangkat desa, dan masyarakat sekitar. Warga bersama petugas membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah serta halaman menggunakan peralatan sederhana. Berkat kerja sama tersebut, material lumpur dan kayu yang sempat menumpuk berhasil dibersihkan sehingga kondisi rumah kembali layak ditempati. Selain melakukan pembersihan, BPBD Kabupaten Jember juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
Bantuan yang disalurkan berupa paket kebersihan, paket sembako, lauk pauk, makanan siap saji, serta paket sandang bagi masing-masing keluarga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga setelah mengalami dampak banjir lumpur. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan di lokasi berlangsung hingga pukul 16.00 WIB dan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Setelah proses pembersihan selesai dilakukan, kondisi di lokasi dilaporkan sudah aman, terkendali, serta aktivitas warga kembali berjalan normal.
Meski situasi telah kembali kondusif, BPBD Kabupaten Jember tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai diharapkan lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi lingkungan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Selain potensi banjir, masyarakat juga diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya tanah longsor di wilayah yang memiliki kontur tanah labil. Upaya kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat diharapkan dapat meminimalkan risiko serta dampak bencana yang mungkin terjadi di kemudian hari.