Jalankan Amanat Gus Fawait, ASN Jember Lor Sisir Data Kemiskinan Ekstrem Secara Door to Door
- 21 April 2026
- Dibaca 235 Kali
Bagikan Via:
Jalankan Amanat Gus Fawait, ASN Jember Lor Sisir Data Kemiskinan Ekstrem Secara Door to Door
JEMBER, 21 APRIL 2026 – Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Jember, Muhammad Fawait, Pemerintah Kabupaten Jember mengerahkan sekitar 22 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Kelurahan Jember Loruntuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan ekstrem.
Kegiatan yang berlangsung pada 18–24 April 2026 ini menyasar sekitar 97 ribu warga kategori miskin ekstrem di Kabupaten Jember. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program penanggulangan kemiskinan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Di Kelurahan Jember Lor, Sekretaris Kelurahan Wahid Anwar memimpin langsung jajaran pegawainya turun ke lapangan. Tidak hanya bertugas di wilayah sendiri, tim Jember Lor juga diperbantukan ke Desa Sumberjambe, Kecamatan Sumberjambe, serta Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji.
“Tim kami melakukan verval di Desa Sumberjambe, Desa Rambigundam, serta di wilayah Kelurahan Jember Lor sendiri,” ujar Wahid saat ditemui di Dusun Jambearum, Desa Sumberjambe, Selasa 21 April 2026.
Menurutnya, proses verval tidak sekadar mencocokkan data administrasi, tetapi juga memastikan kondisi riil warga sesuai dengan data yang tercatat.
“Kami ingin memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran. Data harus akurat, namun dalam pelaksanaannya kami tetap menjaga adab saat bertemu warga,” tegasnya.
Di Dusun Jambearum, petugas mendatangi langsung rumah warga yang tercatat dalam basis data, termasuk kediaman Bapak Sakki dan Bapak Tohari, guna memverifikasi kelayakan sebagai penerima bantuan.
Wahid menekankan, pendekatan humanis menjadi kunci dalam proses ini. Pasalnya, data yang dihimpun akan menjadi dasar kebijakan penting pemerintah, terutama dalam penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat.
“Dengan data yang valid, pemerintah bisa mengambil keputusan yang lebih tepat dan terukur. Ini penting agar intervensi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Hasil verval tersebut akan dilaporkan secara berjenjang dan menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Jember. Pemerintah menargetkan seluruh proses rampung sesuai jadwal agar program bantuan sosial ke depan berjalan lebih efektif.
“Kami cek langsung ke rumah warga. Data harus akurat, tapi adab ke warga tetap nomor satu,” pungkas Wahid.
Ia menambahkan, keakuratan data menjadi kunci agar bantuan sosial tidak salah sasaran. “Kalau datanya valid, bantuan pasti sampai kepada yang benar-benar membutuhkan,” tandasnya.
Hasil akhir verval ini akan menjadi dasar bagi Pemkab Jember dalam menyusun program pengentasan kemiskinan yang lebih tepat dan terukur. (rus)