logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Remaja Terseret Arus Sungai Tanggul Kencong, Operasi Pencarian Hari Pertama Belum Membuahkan Hasil

  • 17 Januari 2026
  • Dibaca 476 Kali
Bagikan Via:
remaja-terseret-arus-sungai-tanggul-kencong-operasi-pencarian-hari-pertama-belum-membuahkan-hasil-20260117

Remaja Terseret Arus Sungai Tanggul Kencong, Operasi Pencarian Hari Pertama Belum Membuahkan Hasil

Operasi pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Tanggul dilaksanakan oleh tim gabungan di wilayah Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan Operasi SAR hari pertama yang dilakukan setelah laporan kejadian diterima oleh Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jember pada pukul 13.40 WIB. Lokasi pencarian difokuskan di sekitar Jembatan Merah Putih, muara baru bantaran Sungai Tanggul, yang diduga menjadi titik awal korban tenggelam. Hingga operasi hari pertama dihentikan sementara, korban belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui bernama Iqbal Khoirul Anwar (18 tahun), seorang pelajar, warga Dusun Krajan RT 001/RW 019, Desa Mojomulyo, Kecamatan Kencong. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, korban dilaporkan hilang terseret arus sungai saat beraktivitas bersama teman-temannya. Dalam kejadian ini, korban merupakan satu-satunya yang dinyatakan hilang, sementara teman-temannya berhasil menyelamatkan diri. Tidak terdapat korban tambahan selain korban hilang tersebut.

Kronologis kejadian bermula pada Sabtu, 17 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, ketika korban bersama 13 orang temannya berangkat menuju Desa Paseban untuk melakukan kegiatan hunting menembak biawak di sekitar bantaran Sungai Tanggul. Sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan tiba di lokasi dan mulai melakukan aktivitas tersebut. Selanjutnya, pada pukul 11.30 WIB, seekor biawak berhasil dilumpuhkan namun jatuh ke tengah sungai. Korban bersama tiga orang temannya kemudian berinisiatif turun ke sungai untuk menangkap biawak tersebut. Namun nahas, korban diduga kehilangan keseimbangan, tenggelam, dan terbawa arus sungai yang cukup deras, sehingga tidak dapat menyelamatkan diri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 16.10 WIB dan segera melakukan koordinasi serta asesmen awal. Bersama tim gabungan, petugas melakukan upaya pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Tanggul di sekitar lokasi kejadian. Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini meliputi BPBD Jember, Pemerintah Desa Paseban, TNI AD, TNI AL, Polri, Basarnas Pos SAR Jember, Satpolairud Polres Jember, SAR Rimba Laut, Siluman Rescue, Relawan Barat Daya, Relawan Bensromben, MDMC, dan Kokam. Seluruh rangkaian kegiatan pencarian juga didukung dengan dokumentasi sebagai bahan laporan resmi.

Hingga pukul 17.25 WIB, operasi pencarian hari pertama belum membuahkan hasil dan sementara dihentikan dengan pertimbangan kondisi lapangan serta faktor cuaca berupa hujan ringan. Operasi SAR selanjutnya direncanakan akan dilanjutkan pada Minggu, 18 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB, dengan perluasan area pencarian. BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar sungai, agar lebih berhati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat debit dan arus sungai meningkat. Sinergi seluruh unsur terkait diharapkan dapat mempercepat proses pencarian dan menemukan korban secepatnya.

Galeri Foto