Curhat Kamtibmas di Jumerto, Warga Sampaikan Keluhan Langsung kepada Kapolsek Patrang
- 14 Mei 2026
- Dibaca 175 Kali
Bagikan Via:
Curhat Kamtibmas di Jumerto, Warga Sampaikan Keluhan Langsung kepada Kapolsek Patrang
JEMBER, 14 MEI 2026 - Pagi itu suasana Pendopo Kelurahan Jumerto terasa berbeda. Kursi-kursi tertata rapi, sementara warga mulai berdatangan satu per satu untuk mengikuti kegiatan Curhat Kamtibmas bersama jajaran Polsek Patrang, Rabu 13 Mei 2026.
Tak ada suasana kaku layaknya forum resmi. Percakapan berlangsung santai, diselingi senyum dan candaan ringan. Namun dari obrolan sederhana itulah, berbagai persoalan warga muncul dan didengarkan secara langsung.
Di hadapan warga, Kapolsek Patrang AKP Suparman, S.Pd., hadir bersama Kanit Binmas Polsek Patrang, perwakilan Kelurahan Jumerto Suhandari, S.Sos., Bhabinkamtibmas, serta staf kelurahan. Sekitar 25 warga kelompok sadar hukum tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.
Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika Holidi mengangkat tangan dan menyampaikan pertanyaan sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Ia menanyakan bagaimana jika ada warga lanjut usia kehilangan KTP atau dokumen penting, namun karena kondisi fisik tidak memungkinkan untuk datang langsung ke kantor polisi.
Pertanyaan itu langsung dijawab oleh Kapolsek Patrang AKP Suparman dengan bahasa yang mudah dipahami warga. “Bisa diwakilkan, Pak. Yang penting membawa surat kuasa dari yang bersangkutan,” jelasnya.
Jawaban singkat tersebut disambut anggukan warga yang merasa mendapatkan kepastian pelayanan.
Tak lama kemudian, suasana berubah lebih haru ketika Evi Tamala menyampaikan kisah seorang anak yang mengalami stunting dan kelainan pada kaki sejak lahir. Anak tersebut diketahui sudah menjalani operasi melalui jalur puskesmas, namun hingga kini kondisinya belum pulih sepenuhnya.
Dengan nada penuh harap, ia bertanya apakah kepolisian dapat membantu memperjuangkan penanganan lanjutan bagi anak tersebut.
Kapolsek Patrang AKP Suparman mendengarkan dengan serius sebelum akhirnya memberikan respons yang menenangkan. “Iya, nanti akan kami coba bantu usulkan dan koordinasikan,” ujarnya.
Jawaban itu membuat suasana pendopo terasa lebih hangat. Bagi sebagian warga, Curhat Kamtibmas bukan sekadar forum keamanan lingkungan, melainkan tempat menyampaikan keresahan yang selama ini sulit tersampaikan.
Perwakilan Kelurahan Jumerto Suhandari menilai kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kedekatan antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.
Melalui dialog sederhana tersebut, warga merasa lebih dekat dengan aparat, sementara pihak kepolisian dapat memahami langsung persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Hingga kegiatan selesai, suasana berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Di Pendopo Jumerto pagi itu, masyarakat tidak hanya datang untuk berbicara, tetapi juga untuk didengar. (sgk)