logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Dinkes PPKB Jember Lakukan Advokasi Kolaboratif untuk Tingkatkan Cakupan Imunisasi Anak

  • 09 April 2026
  • Dibaca 227 Kali
Bagikan Via:
dinkes-ppkb-jember-lakukan-advokasi-kolaboratif-untuk-tingkatkan-cakupan-imunisasi-anak-20260409

Dinkes PPKB Jember Lakukan Advokasi Kolaboratif untuk Tingkatkan Cakupan Imunisasi Anak

JEMBER, 9 April 2026 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember bersama UNICEF serta jajaran Puskesmas Ledokombo dan Sumberjambe melaksanakan kegiatan advokasi dan supervisi program imunisasi pada 2 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan cakupan imunisasi anak dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai unsur Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah setempat.

Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Mabdaus Surur Sumbersalak-Ledokombo. Tim bertemu pengasuh pondok pesantren dan Ketua Pengurus Anak Cabang Muslimat NU Ledokombo untuk membahas kolaborasi dalam peningkatan cakupan imunisasi. Selanjutnya, rombongan mengunjungi Pondok Pesantren Asy-Syifa, Cumedak, Sumberjambe, serta Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kalisat, bertemu pengasuh dan Ketua Muslimat NU Cabang Jember.
Dalam kunjungan ini, strategi kolaboratif dibahas secara menyeluruh. Tim Dinas Kesehatan dan PPKB menekankan pentingnya pembentukan tim kerja bersama dengan PC NU, Muslimat, Fatayat, dan GP Ansor; penunjukan kader penggerak di tingkat ranting untuk pendataan dan mobilisasi anak ke Posyandu; serta integrasi imunisasi ke agenda rutin organisasi, termasuk pengajian dan majelis taklim.
Kegiatan juga melibatkan kiai dan tokoh agama sebagai public figure untuk memberikan tausiyah dan maklumat tentang pentingnya imunisasi. Selain itu, kader NU difasilitasi workshop dan pelatihan komunikasi untuk mengedukasi orang tua, memantau cakupan imunisasi, serta melakukan sweeping anak yang belum lengkap imunisasinya.
Syahroni Bahtiar, S.Kep, Ners., M.Kes., perwakilan Dinas Kesehatan dan PPKB Jember, menegaskan, “Melalui silaturahmi dan advokasi ini, kami menciptakan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat Islam untuk memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi lengkap.”
Suradi, SKM., M.Kes., Consultant National Provincial Immunization UNICEF, menyatakan keprihatinannya terhadap cakupan imunisasi yang rendah pasca pandemi. “Dampak pandemi membuat KLB campak muncul di tiga puskesmas: Silo 2, Ledokombo, dan Sumberjambe,” ujarnya.
Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi anak dan mencegah penyakit menular di masyarakat Kabupaten Jember. (ken)

Galeri Foto